nusabali

Harga Gabah di Tabanan Turun

  • www.nusabali.com-harga-gabah-di-tabanan-turun

TABANAN, NusaBali
Harga gabah kualitas gabah kering panen (GKP) di tingkat petani di Kabupaten Tabanan turun hingga menyentuh Rp 4.300/kg.

Sebelumya harga GKP ini mencapai Rp 4.700 per kg. Hal sama juga terjadi untuk harga jual beras di tingkat usaha penggilingan yang juga turun.  Pelaku usaha penggilingan padi di Tabanan sekaligus juga Ketua DPD Persatuan Penggilingan Padi (Perpadi) Bali AA Made Sukawetan, mengungkapkan saat ini harga gabah maupun harga beras di Kabupaten Tabanan sama-sama mengalami penurunan harga dari sebelumnya. Harga gabah kualitas GKP turun Rp 400/ kg dari kisaran harga sebelumnya Rp 4.700/kg. Begitu juga harga beras yang turun menjadi Rp 9.000/kg dari posisi sebelumnya di kisaran Rp 9.500/kg untuk kualitas super. “Penurunan harga gabah maupun beras ini baru terjadi sejak menjelang Nyepi atau minggu lalu,” ungkapnya, Selasa (16/3).

Kata dia, penurunan harga gabah dan beras ini disebabkan oleh sejumlah sentra pertanian padi di Kabupaten Tabanan dan Bali yang sudah mulai memasuki musim panen. Penyebab lain, membanjirnya pasokan beras dari Jawa dan Lombok ke Bali seiring dengan musim panen yang juga terjadi di daerah tersebut. "Kondisi ini menyebabkan stok gabah melimpah di tengah pandemi Covid-19," katanya.

Penurunan harga gabah di tingkat petani ini juga diakui Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Nyoman Budana. Kata dia, saat ini hampir seluruh sentra produksi padi di Kabupaten Tabanan telah memasuki musim panen padi dan kondisi ini akan berlangsung hingga dua bulan kedepan. "Kondisi ini menyebabkan harga gabah menurun," ujarnya.

Kendatipun harga turun, jelasnya, penurunan yang terjadi masih memposisikan harga yang berlaku di tingkat petani ini di atas patokan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). "Penurunan masih dihargai HPP tidak sampai jauh sekali," imbuhnya. *des

Komentar