nusabali

Bioskop Ajukan Operasional Lagi

Pemkot Lakukan Peninjauan dan Evaluasi Ketaatan Prokes

  • www.nusabali.com-bioskop-ajukan-operasional-lagi

DENPASAR, NusaBali
Pengelola bioskop di wilayah Kota Denpasar sudah mengajukan permohonan kepada Pemkot Denpasar untuk dibuka kembali di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Mereka ingin buka kembali dengan alasan sudah mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang menjadi syarat untuk bisa beroperasi kembali.

Pj Sekda Kota Denpasar, I Made Toya saat dihubungi, Jumat (4/12) mengatakan, Pemkot Denpasar belum lama ini mendapatkan surat pengajuan untuk membuka kembali usaha bioskop yang ada di Kota Denpasar. Mereka mengaku sudah memenuhi syarat protokol kesehatan yang diwajibkan oleh pemerintah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar sebagai syarat mutlak agar tidak ada penyebaran Covid-19.

Dengan pengajuan tersebut, Made Toya melakukan peninjauan kesiapan ke lokasi empat bioskop yang ada di Kota Denpasar yakni Level 21, Plaza Renon, Cineplex, dan Bioskop di Trans Studio Bali. "Kami sudah merespons pengajuan pembukaan bioskop. Kami juga lakukan peninjauan ke empat bioskop tanggal 2 dan 4 Desember 2020. Kalau kami lihat mereka sudah memenuhi apa yang menjadi persyaratan GTPP," jelasnya.

Persyaratan yang sudah terpenuhi yakni menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, syarat wajib pakai masker, dan yang paling penting menurut dia adalah tempat duduk yang diberi jarak. Jarak tempat duduk harus berselang satu kursi dari satu penonton dengan penonton lainnya. Begitu juga persiapan untuk data penonton, mereka yang memesan tiket nonton akan dicatat identitasnya melalui barcode.

Nantinya, barcode identitas itu yang akan tersambung ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Denpasar sebagai data tracing jika nantinya ada salah satu pengunjung yang terpapar Covid-19. "Dari segi persiapan sudah cukup matang. Keempatnya kami sudah lakukan tinjauan dan hasil tinjauan ini akan kami laporkan lagi ke Pemkot dan GTPP Kota Denpasar," ungkapnya.

Setelah dilakukan peninjauan, nantinya hasil tersebut akan menjadi evaluasi Pemkot Denpasar untuk memutuskan apakah layak atau tidak bioskop bisa dibuka di tengah pandemi yang masih meningkat saat ini. Jika layak, maka akan dilakukan simulasi terlebih dahulu untuk memastikan keamanan bagi pengunjung nantinya. "Evaluasi saja dulu, nanti kan ada keputusan setelah evaluasi," tandanya. *mis

loading...

Komentar