nusabali

Satgas Gotong Royong Amankan 8 Pelajar Hendak Balap Liar di Jimbaran

Pamit Belajar di Rumah Teman, Keluyuran saat Wabah Covid-19

  • www.nusabali.com-satgas-gotong-royong-amankan-8-pelajar-hendak-balap-liar-di-jimbaran

MANGUPURA, NusaBali
Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, pecalang serta Satgas Gotong Royong Desa Adat Jimbaran mengamankan 8 pelajar yang keluyuran tengah malam di Jalan Bypass Ngurah Rai, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Senin (27/4) dini hari.

Mirisnya, para remaja yang keluyuran ini mencari penantang untuk menggelar balap liar. Bandesa Adat Jimbaran I Made Budiarta menerangkan diamankannya 8 pelajar asal Denpasar ini setelah tim Satgas Gotong Royong melakukan patroli rutin di wilayah Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan pada Senin sekitar pukul 00.30 Wita. Dalam patroli itu, tim gabungan yang beranggotakan 15 orang mendapati para pelajar tersebut sedang konvoi di Jalan Bypass Ngurah Rai, tepatnya sebelah timur Simpang Udayana, Jimbaran. Para remaja yang naik motor bergerombol itu langsung dicegat oleh petugas patroli dan mengamankan mereka. “Saat dicegah, mereka tidak memberikan perlawanan ataupun kabur. Kemudian, delapan pelajar tersebut langsung diamankan ke posko Covid-19 Jimbaran,” kata Budiarta, Senin (27/4) malam.

Dari pemeriksaan oleh pihaknya, bahwa para remaja yang kisaran usia 15 hingga 17 tahun itu mengaku sedang mencari lawan untuk balapan. Namun, mereka tidak menemukan penantang dan justru terciduk Satgas Gotong Royong. Mirisnya, para pelajar ini izin kepada orangtuanya untuk belajar bersama teman, namun mereka justru keluyuran.

“Mereka mengaku mencari penantang untuk balap. Tapi, karena kondisi saat ini pandemic Covid-19, mereka tidak temukan penantang. Nah, guna memberikan efek jera, kami memanggil orangtua mereka untuk datang langsung ke Posko Covid-19 Jimbaran untuk membuat surat peringatan,” tandas Budiarta. Menurut dia, saat diamankan di posko itu, pihaknya memanggil orangtua masing-masing anak tersebut.

Budiarta menambahkan, penangkapan terhadap pelajar yang hendak melakukan balap liar ini merupakan suatu yang luar biasa. Pasalnya, selama ini banyak laporan masyarakat terkait aksi balapan di jalanan umum dan membahayakan pengguna jalana. Bahkan, para pelaku kucing-kucingan dengan petugas keamanan Jimbaran. “Baru sekarang mereka berhasil diamankan, dari dulu mereka selalu berhasil kabur. Nah, meski mereka tertangkap, mereka hanya diberi peringatan dan ada jaminan dari orangtua,” kata Budiarta. *dar

Komentar