nusabali

Pemkab Klungkung Gelar Dharma Santi

  • www.nusabali.com-pemkab-klungkung-gelar-dharma-santi

Pemkab Klungkung menggelar Dharma Santi Nyepi Tahun Caka 1941, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Klungkung, Selasa (2/4).

SEMARAPURA, NusaBali

Hadir Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta didampingi Ny Sri Kasta serta Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra.

Hadir pula Panglingsir Puri Klungkung Ida Dalem Semaraputra Ida Dalem Surya Dharma Sogata dari Puri Agung Klungkung dan Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejaksaan Kabupaten Klungkung Cokorda Gede Putra Gautama, serta undangan terkait lainnya. Dharma Santi Nyepi merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahun setelah pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Sebagai ajang membiasakan diri sekaligus mengevaluasi perbuatan yang sudah dilakukan selama setahun.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Klungkung I Nyoman Mudarta mengatakan, adapun tujuan Dharma Santi ini yakni sebagai ajang saling memaafkan dan memantapkan hubungan personal hingga sesama manusia agar tercipta keharmonisan bagi semua makhluk. "Kegiatan ini sebagai bahan evaluasi diri untuk lebih meningkatkan Srada Bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, serta menjaga dan meningkatkan kerukunan umat beragama," ujarnya.

Untuk sasarannya, jelas Mudarta, yakni meningkatkan keharmonisan dan kerukunan antara umat  beragama dan hubungan harmonis dengan alam sekitar. Meningkatkan wawasan umat Hindu tentang arti dan makna Pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi, serta melestarikan tradisi dan terciptanya ajeg bali yang berkesinambungan yang dijiwai dengan Agama Hindu dengan berlandaskan Tri Hita Karana. Tema Dharma Santi yakni Melalui Dharma Santi Kita Mantapkan Srada Bhakti membangun Klungkung yang Unggul dan Sejahtera dalam spirit Gema Santi,

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan, Klungkung yang unggul dan sejahtera merupakan cita-cita Pemkab dan masyarakat Klungkung. Untuk mencapai hal tersebut, perlu memenuhi beberapa faktor, dari sumber daya alam yang dimiliki, dan sumber daya manusia dan yang lainnya yang harus ditingkatkan. “Untuk menciptakan suatu kedamaian, mari kita mulai dari diri kita sendiri," ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga menyampaikan kepada Disbudpora Klungkung untuk mendata dan mendaftarkan Sulinggih yang belum memperoleh layanan jesehatan di wilayah Kabupaten Klungkung dengan pelayanan kesehatan kelas 1. Kegiatan Dharma Santi diisi dengan Dharma Wacana dengan narasumber I Kadek Satria dari UNHI Denpasar yang menyampaikan mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan perayaan hari suci yang berlangsung setiap tahun itu. Kesimpulan dari dharma wacana tersebut adalah, dalam memperoleh suatu kedamaian tidak berasal dari luar, tetapi berasal dari dalam diri sendiri, jika ingin memperoleh suatu kedamaian mulailah dari diri sendiri.  

Acara dimeriahkan tari penyambutan Sekar Jagat, pembacaan sloka, penyerahan punia yang dilakukan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta dan Sekretaris Daerah Klungkung I Gede Putu Winastra. Punia diserahkan kepada sulinggih dan pamangku secara simbolis serta penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba ogoh-ogoh se-Kabupaten Klungkung. *wan

Komentar