nusabali

Imigrasi Bentuk Satgas Khusus untuk IMF

  • www.nusabali.com-imigrasi-bentuk-satgas-khusus-untuk-imf

Sebanyak 50 personel sedang diseleksi dan dilatih untuk menjadi anggota satgas khusus imigrasi di Ngurah Rai melayani delegasi IMF–World Bank.

MANGUPURA, NusaBali
Menyambut annual meeting International Monetary Fund (IMF) – World Bank pada Oktober mendatang, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, membentuk satuan tugas (satgas) khusus. Satgas ini akan bekerja 24 jam sehari untuk menangani para delegasi dan rombongan yang datang dalam pertemuan akbar tersebut.

Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Agato P Simamora, mengatakan satgas khusus itu nanti standby di Bandara Internasional Ngurah Rai, Tuban, Kecamatan Kuta, Badung. Satgas itu nanti akan bertugas 24 jam sehari. Saat ini sebanyak 50 personel sedang diseleksi dan dilatih khusus.

Dia mengungkapkan, yang bertugas dalam satgas khusus ini dipilih dari para senior yang berpengalaman. Menurutnya, Imigrasi Bali juga telah masuk dalam panitia nasional penyelenggaraan IMF – WB.

“Tugas fungsi imigrasi adalah  untuk memfasilitasi pendaratan orang,  terkait izin saat masuk (check in) dan keluar wilayah Bali (check out). Salah satu yang menjadi perhatian adalah mengatur arus rombongan yang masuk di konter imigrasi sehingga tidak ada penumpukan,” tuturnya, Jumat (31/8).

Selama ini, kata dia, petugas yang berjaga di konter Imigrasi Ngurah Rai ada tiga grup. Namun khusus menyambut  IMF nanti jumlah ini akan ditambah satu grup khusus. Dengan demikian akan ada empat regu yang satu grup khusus ditugaskan mengantisipasi kedatangan rombongan delegasi IMF – WB.

Dalam menangani para delegasi dan kru saat IMF nanti pihaknya bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I (Persero) Ngurah Rai. Pihaknya bersama AP I menyiapkan autogate (konter elektronik otomatis) dan laptop yang sudah ada aplikasi border control manajemen (mobile unit). Nantinya terdapat empat auto gate dan enam konter cadangan akan dipasang untuk delegasi biasa. Sedangkan laptop yang sudah ada aplikasi border control manjemen akan dipasang di pintu VIP 1 dan 2 sebanyak delapan unit.

“Selain itu juga disiapkan 15 konter untuk melayani masyarakat umum. Saat ini sedang diinstal aplikasinya. Diharapkan dalam waktu dekat diuji coba,” ujarnya. *po

Komentar