nusabali

Kendaraan Study Tour Dicek Kelayakan dan Kelaikan

  • www.nusabali.com-kendaraan-study-tour-dicek-kelayakan-dan-kelaikan

SINGARAJA, NusaBali - Sebanyak 7 unit bus yang akan dipakai study tour oleh satuan pendidikan menjalani uji kelayakan dan kelaikan di Dishub Buleleng, Jumat (24/5) siang kemarin.

Pengecekan itu dimohonkan oleh TK Wangun Sesana tersebut untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalan program study tour siswa, guru dan orangtua. 
 
Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra mengatakan, pengecekan kelayakan dan kelaikan kendaraan menindaklanjuti surat imbauan Dishub Buleleng Nomor 550/211/DISHUB/2024. Dalam surat yang ditujukan ke Disdikpora Buleleng dan seluruh satuan pendidikan Buleleng menyarankan tentang penggunaan bus pariwisata dalam kegiatan study tour. Dishub Buleleng pun membuka layanan pengecekan kendaraan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas pada rombongan study tour. 
 
Menurut Gunawan dalam proses pengecekan seluruh layanan diberikan secara gratis. Kendaraan bus yang akan dipakai dicek lengkap. Mulai dari pengecekan rem, klakson, lampu depan belakarang, ban, beberapa mesin kendaraan dan pengecekan uji kir. Setelah pengecekan Dishub Buleleng akan memberikan rekomendasi. Jika ada yang tidak memenuhi syarat akan disarankan untuk penggantian atau perbaikan komponen yang bersangkutan. 
 
“Kalau semua memenuhi syarat dan standar kelayakan kami akan keluarkan rekomendasi untuk beroperasi. Selain itu kami juga menghimbau kepada sopir agar hati-hati menggunakan google map atau aplikasi penunjuk arah. Dan juga sopir pengganti untuk mengantisipasi human error sopir mengantuk atau kelelahan,” terang Gunawan. 
 
Sementara itu, Guru TK Wangun Sesana Ketut Suseni, yang menemani sopir PO Bus uji kelaikan mengatakan, sekolah tetap menjalankan program study tour yang tidak diwajibkan. Sekolah memberikan kesempatan orang tua untuk memilih ingin ikut atau tidak. Terlebih dari Disdikpora Kabupaten Buleleng tidak ada larangan penyelenggaraan program ini. 
 
“Kami di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) masih memerlukan pola pembelajaran dan pengenalan langsung yang dikemas dengan program study tour. Rencananya kami besok ke Bali Safari mengajak anak mengenal langsung binatang dengan nyata,” papar Suseni. 
 
Hanya saja dengan regulasi terbaru, pihak sekolah harus tetap mengikuti imbauan pemerintah. Menurut Suseni, upaya pemerintah untuk memastikan masyarakatnya aman dan selamat sangat baik dan harus diikuti oleh seluruh satuan pendidikan yang akan menggelar program study tour. 
 
“Ya kami sebagai pendidik yang mempunyai tanggungjawab kami ikuti seluruh prosesnya. Sehingga nanti saat berangkat tidak was-was dan jadi takin perjalanan lancar dan aman,”  kata Suseni.7 k23

Komentar