nusabali

Cok Ace Siap Dukung Keputusan Ketum

PDIP di Bali Munculkan Dua Paket Cagub-Cawagub

  • www.nusabali.com-cok-ace-siap-dukung-keputusan-ketum

Menurut Cok Ace pembangunan Bali harus tetap berlanjut tanpa memandang siapa yang akan menjadi pasangan Wayan Koster dalam Pilgub Bali 2024 nanti.

DENPASAR, NusaBali - Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang akrab disapa Cok Ace, mengungkapkan legowo jika usulan paket Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) yang direkomendasikan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali, 27 November 2024 mendatang.

Ditemui di acara pengukuhan Pengurus Daerah JMSI Bali di Jalan Raya Puputan No 200, Renon, Denpasar, Selasa (30/4), Cok Ace menegaskan bahwa politik merupakan ranah yang sangat dinamis dan tidak dapat dinilai semata dari angan-angan belaka. Dia menyatakan kesiapannya menghadapi segala kemungkinan jika tidak mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Tidak apa-apa silakan, nanti kan mekanismenya masih berjalan. Jadi adalah wajar jika diajukan beberapa nama sehingga pilihan ada. Nanti akhirnya Ibu Ketum melalui partai akan memutuskan. Siapapun nanti diputuskan kita dukung bersama," kata Cok Ace. Menurutnya, pembangunan Bali harus tetap berlanjut demi kepentingan masyarakat, tanpa memandang siapa yang menjadi pasangan Wayan Koster dalam Pilgub 2024 nanti. "Saya legowo jika Pak Koster berpasangan dengan cawagub lain, yang terpenting adalah pembangunan Bali berkelanjutan," tegasnya.

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan akan bergandengan dengan kader lain atau partai lain jika tak mendapat rekomendasi, Cok Ace menepis kemungkinan tersebut. "Tidak mungkin, sementara saya lebih senang begini sama teman-teman semua. Terimakasih juga yang mau mengambil pekerjaan ini," ujar mantan Bupati Gianyar dua periode (2003-2008 dan 2008-2013) ini.

Cok Ace juga menyampaikan terima kasih kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP di sejumlah kota/kabupaten di Bali yang mengusulkan namanya kembali berpasangan dengan Koster. "Terimakasih dari teman-teman DPC yang mencalonkan saya. Mungkin mereka melihat selama lima tahun masa jabatan ini masih perlu waktu lagi, karena kita juga banyak dapat hambatan gara-gara Covid-19 dan lain-lain," ungkap tokoh Puri Agung Ubud yang menjadi Konsul Kehormatan Malaysia untuk Bali pada tahun 2017 ini. “Mungkin pertimbangan mereka memberikan ruang kepada kami, saya dan pak Koster untuk lagi lima tahun ke depan, itu mungkin pertimbangannya. Terimakasih teman-teman yang mencalonkan saya,” bebernya seraya menyatakan menunggu keputusan final dari DPP PDIP. 

Seperti diketahui aspirasi di sejumlah DPC PDIP kabupaten/kota di Bali menyampaikan usulan nama paket Cagub-Cawagub Bali untuk Pilgub Bali 2024. Mayoritas DPC PDIP mengusulkan dua paket Cagub-Cawagub, yakni Koster-Ace dan Koster-Giri. Untuk DPC PDIP Badung mengusulkan satu paket Cagub-Cawagub, yakni Koster-Giri. 

Sebelumnya Ketua DPC PDIP Badung, I Nyoman Giri Prasta juga menegaskan siap berpasangan dengan Wayan Koster di Pilgub Bali, 27 November 2024 mendatang, seperti aspirasi yang muncul di internal PDIP di Bali, yakni paket Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta (Koster-Ace). Dia mengaku akan legowo bila rekomendasi dari DPP PDIP nanti turun memposisikan dirinya sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Bali. 

Hal tersebut disampaikan Giri Prasta saat sesi wawancara doorstop oleh wartawan di sela-sela program Angelus Buana yang digelar Pemkab Badung ke Kabupaten Tabanan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin (29/4). Dalam kesempatan itu, politisi asal Pelaga, Kecamatan Petang, Badung ini mengatakan masalah rekomendasi itu diserahkan langsung kepada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Selaku petugas partai, Giri Prasta tegaskan dirinya akan selalu tunduk kepada pimpinan. 

"Jangankan jadi calon wakil gubernur, saya tidak dijadikan apa-apa, sebagai petugas partai pun saya siap sekali. Karena saya berprinsip apa sih yang harus diperbuat Giri Prasta untuk PDI Perjuangan, itu saja. Kami memiliki simbol utama ada Mas Prananda dan Ibu Megawati. Dan kami harus hormat dan tunduk," kata Bupati Badung ini. 7 cr79

Komentar