nusabali

Ratcliffe Minta MU Belajar dari ManCity dan Liverpool

  • www.nusabali.com-ratcliffe-minta-mu-belajar-dari-mancity-dan-liverpool

LONDON, NusaBali - Sir Jim Ratcliffe, salah satu pemilik baru Manchester United (MU), menyatakan timnya harus belajar dari Manchester City dan Liverpool yang menjadi kekuatan utama Liga Primer Inggris dalam beberapa tahun terakhir.

Ratcliffe menyetujui kesepakatan senilai 1,3 miliar poundsterling (sekitar Rp 25,7 triliun) dengan keluarga Glazer (pemilik saham mayoritas MU) untuk membeli saham minoritas, namun pemilik INEOS Grup itu memiliki syarat kendali operasional sepakbola klub. Pengusaha yang juga berinvestasi klub Liga Prancis Nice dan tim F1 Mercedes itu mengakui, MU mengalami kemunduran sejak Alex Ferguson pensiun pada 2013.

Untuk itu, Ratcliffe ingin MU kembali menengok masa kejayaan di era 1990-an saat berhasil menggeser dominasi Liverpool. Dia mengatakan saat ini Liverpool dan ManCity berjaya karena memiliki organisasi perusahaan yang baik dengan staf kepelatihan yang kompeten.

"Kami harus banyak belajar dari tetangga kami yang berisik (Manchester City) dan tetangga lainnya (Liverpool). Tapi pada akhirnya, mereka adalah rival kami," kata Ratcliffe, Kamis (22/2) dinihari Wita.

"Mereka berada di posisi yang baik selama beberapa waktu terakhir dan ada beberapa hal yang dapat kami pelajari dari keduanya. Mereka memiliki organisasi yang masuk akal, orang-orang hebat dalam organisasi, lingkungan yang baik, penuh semangat, dan pimpinan elit di mana mereka bekerja. Saya sangat menghormati mereka, namun mereka tetaplah rival," kata Ratcliffe.

Sebagai langkah pertama, Ratcliffe ingin merombak beberapa struktur organisasi MU, misalnya merekrut Omar Berrada dari ManCity sebagai kepala eksekutif serta Dan Ashworth dari Newcastle sebagai direktur olahraga.

Namun Ratcliffe mengakui butuh waktu lebih lama membangkitkan kembali MU yang belum memenangkan Liga Inggris sejak 2013 dan terakhir kali mengangkat trofi Liga Champions pada 2008.

"Ini akan memakan waktu dua atau tiga musim. Kami harus meminta kesabaran para penggemar. Saya tahu dunia menyukai kepuasan instan, tetapi tidak demikian sepak bola," kata Ratcliffe. ant

Untuk jangka panjang, Ratcliffe ingin merenovasi Old Trafford atau membangun stadion baru. Dia menilai, stadion berkapasitas 74.000 penonton itu sudah ketinggalan zaman jika dibandingkan markas klub-klub terkemuka lainnya dalam 20 tahun terakhir. ant

Komentar