nusabali

Dua Jenazah Korban Terjatuh ke Jurang Masih Dititip di RS

  • www.nusabali.com-dua-jenazah-korban-terjatuh-ke-jurang-masih-dititip-di-rs

SEMARAPURA, NusaBali - Dua jenazah korban kecelakaan tunggal terjatuh ke jurang sedalam 10 meter di Jalan Waru, Desa Klumpu, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung hingga saat ini masih dititip di ruang jenazah RSUD Gema Santi Nusa Penida.

Rencananya jenazah akan diupacarai di setra (kuburan) Banjar Caruban, Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida, pada Buda Umanis Julungwangi, Rabu (14/2) besok. Kedua korban kecelaan maut tersebut yakni Ketut Susanti, 22, dan Komang Ayu Sriasih, 24.

Korban Ketut Susanti meninggal di TKP dan Komang Ayu Sriasih, 24, beserta bayi dalam kandungan usia 8 bulan meninggal saat perawatan di RSUD Gema Santi Nusa Penida, Minggu (11/2) siang sekitar pukul 12.00 WITA. 

Dalam kecelakaan maut tersebut, Komang Sriasih warga Banjar Caruban, Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida mengendarai motor Honda Beat warna merah membonceng iparnya. Ketut Susanti, 22. Susanti beralamat di Kelurahan/Desa Puupi, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Menurut Paman Sriasih, Wayan Sudana, kedua jenazah masih dititipkan di RS Gema Santi. “Kami upacarai pada tanggal 14 Februari sore,” ujar Sudana saat dihubungi via telepon, Senin (12/2). 

Jenazah Komang Sriasih beserta bayi dalam kandungannya dan Susanti akan disemayamkan di Setra Banjar Caruban meskipun Susanti beralamat di Sulawesi Tenggara namun asalnya dari Banjar Caruban.

Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumerta hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan maut itu. “Masih kami selidiki,” ujarnya. Kecelakaan bermula saat Komang Sriasih mengendarai motor Honda Beat melaju dari selatan ke utara membonceng Ketut Susanti. 

Saat tiba di TKP, Jalan Waru, Desa Klumpu, sekitar pukul 12.00 WITA dan melalui jalan menurun membelok Komang Sriasih tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Sehingga sepeda motor terperosok ke jurang sebelah kiri jalan sedalam 10 meter.

Kecelakaan maut ini menyebabkan Susanti meninggal di TKP. Komang Sriasih dan bayi dalam kandungannya meninggal saat mendapatkan perawatan di RSUD Gema Santi Nusa Penida. Video kecelakaan itu viral di media sosial. Tampak korban Susanti tidak sadarkan diri. 

Sedangkan Komang Sriasih masih sadarkan diri. Warga meminta tolong agar petugas segera turun memberikan pertolongan. Namun, hampir 1 jam petugas belum tiba di lokasi karena medan cukup jauh dari RS. Di satu sisi jalur tersebut juga cukup sepi.

Petugas tiba dan langsung mengevakuasi kedua korban untuk dilarikan ke RSUD Gema Santi. Saat Komang Sriasih mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak tertolong. Tim medis melakukan operasi untuk menyelamatkan nyawa bayi dalam kandungannya, namun nyawa bayi itu juga tidak tertolong. 7 wan

Komentar