nusabali

Pohon Pule Berusia Ratusan Tahun Tumbang

  • www.nusabali.com-pohon-pule-berusia-ratusan-tahun-tumbang

TABANAN, NusaBali - Hujan lebat melanda Kabupaten Tabanan membuat pohon pule berusia ratusan tahun tumbang pada, Jumat (9/2) sore. Akibatnya satu palinggih dan tembok panyengker Pura Dalem Banjar Koripan Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan hancur.

Pohon berdiameter dua meter ini tumbang diperkirakan akarnya telah lapuk dan menahan beban setelah diguyur hujan. Petugas TRC (tim reaksi cepat) BPBD Tabanan sampai harus melakukan evakuasi batang pohon selama dua hari hingga, Minggu kemarin, karena ukuran pohon yang besar. Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Sri Nadha Giri mengatakan laporan pohon tumbang baru diterima, Jumat malam. Kemudian Sabtu pagi telah dilakukan evakuasi. Hanya saja karena material pohon sangat banyak evakuasi dilanjutkan, Minggu kemarin. "Evakuasi kita dibantu warga. Namun karena pohon cukup besar kita selesaikan dua hari," ujarnya, Minggu kemarin.

Menurutnya, tembok panyengker maupun palinggih yang tertimpa pohon kondisinya parah karena sampai hancur. Panyengker yang rusak panjangnya hampir 2 meter. "Pohon ini besar sekali 2 meter lingkarannya sedangkan panjangnya sampai 40 meter," imbuhnya. Beruntung peristiwa tersebut tak sampai menyebabkan adanya korban jiwa. Karena saat kejadian tidak ada aktivitas warga di sekitaran lokasi. "Korban jiwa nihil hanya kerugian material," tandas Sri Nadha Giri.

Sementara itu Kelian Dinas Banjar Koripan Kelod, I Nengah Adi Wiadnyana mengatakan evakuasi dari BPBD Tabanan sudah selesai dilakukan. "Karena pohon ini besar ada juga cabangnya di lahan warga," ujarnya. Menurut dia, keberadaan pohon pule ini memang sudah lama dan tidak ada yang mengetahui siapa yang menanam karena lokasinya berada di areal setra. "Cerita orang tua pohon pule tersebut sudah berusia ratusan tahun, karena ketika bapak saya lahir pohon itu sudah tumbuh besar," imbuhnya.

Mengingat pohon tersebut berada di areal setra, pohon ini disucikan krama dan terdapat satu palinggih di depan pohon tersebut. "Sebenarnya ada tiga pohon pule tumbuh di setra, di sebelah selatan pohon pule ini ada juga tumbuh pohon pule besar," terangnya. Sementara mengenai cerita mistis, dia sendiri belum mengetahui hal tersebut. Namun dari informasinya pohon pule tersebut katanya pernah tersambar petir tetapi tidak pernah terbakar. "Ini informasi dari warga, kalau saya belum pernah melihat," aku Wiadnyana. 7 des

Komentar