nusabali

Sampah Rumput Laut Penuhi Pantai Kedonganan

  • www.nusabali.com-sampah-rumput-laut-penuhi-pantai-kedonganan

MANGUPURA, NusaBali - Pantai Kedonganan, Kecamatan Kuta, dipenuhi sampah kiriman berupa rumput laut. Sampah rumput laut yang bercampur dengan sampah plastik mulai menepi di Pantai Kedonganan sejak seminggu lalu.

Koordinator Deteksi Evakuasi Sampah Laut (Desalut) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Badung I Made Gde Dwipayana, menjelaskan sampah rumput laut yang bercampur sampah plastik telah muncul sejak seminggu lalu. Pihaknya bersama petugas kebersihan telah melakukan penanganan untuk mengatasi masalah ini. Namun, pada Senin (29/1) pagi kembali muncul sampah rumput laut bersamaan dengan sampah plastik yang semakin menambah kerumitan penanganan.

“Sampah kiriman di sepanjang pantai pesisir barat Badung, jenis sampahnya bercampur. Ranting pohon, plastik, dan lainnya terlihat bersamaan. Sedangkan di Pantai Kedonganan, baru kali ini kami temui sampah rumput laut yang menepi. Biasanya di sini yang muncul lebih banyak adalah sampah plastik,” ujar Dwipayana.

Dijelaskan, sejak kemunculan sampah kiriman di Pantai Kedonganan, jumlahnya hampir mencapai 20 ton. Namun, untuk kemunculan sampah rumput laut ini, pihaknya belum dapat memastikan jumlahnya secara pasti. Sementara, proses penanganan sampah di Pantai Kedonganan melibatkan dua loader yang berada di Pantai Kuta.

“Kami memiliki 4 loader dan 3 beach cleaner yang disiagakan di Pantai Kuta untuk menanggapi situasi ini. Sampah kiriman ini memang terjadi setiap tahunnya, namun volume sampah tahun ini tidak sebanyak sebelumnya,” aku Dwipayana.

Terkait perubahan volume sampah kiriman, Dwipayana mencatat dari sampah yang telah dibersihkan, hanya sekitar 150 ton sampah yang berhasil dikumpulkan. Ini merupakan penurunan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 3.000 ton.

“Jika dibandingkan dengan volume sampah kiriman pada tahun-tahun sebelumnya, sekarang baru sekitar 5 persen. Ini perubahan yang cukup signifikan sejak awal kemunculannya pada Oktober 2023,” ucap Dwipayana. 7 ol3

Komentar