nusabali

Libur Natal, Wisatawan Serbu Tabanan

DTW Ulun Danu Beratan Sempat Kekurangan Tempat Parkir

  • www.nusabali.com-libur-natal-wisatawan-serbu-tabanan

TABANAN, NusaBali - Libur Hari Raya Natal, dua objek wisata di Tabanan diserbu wisatawan. Bahkan ada yang sampai kekurangan tempat parkir karena wisatawan yang datang sampai tiga kali lipat dari kunjungan biasa.

Salah satu tempat wisata yang kebanjiran wisatawan momen libur Natal ini adalah Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti. 

Wisatawan yang berkunjung per hari tembus di angka 5.000 sampai 6.000 orang. Sedangkan pada hari biaya hanya kisaran 2.000 orang per hari. “Ya kunjungan meningkat sampai tiga kali lipat,” ujar Manager DTW Ulun Danu Beratan I Wayan Mustika, Selasa (26/12). 

Kata dia kunjungan mulai naik tajam sejak Minggu (24/12). Saat itu kunjungan sampai 6.000 orang per hari. Sedangkan pada Senin (25/12) harusnya meningkat, namun karena hujan kunjungan hanya di angka 5.000. 

“Wisatawan yang berkunjung sekarang masih didominasi domestik luar Bali. Seperti Jawa Tengah, Surabaya, dan Jakarta. Sedangkan untuk wisatawan asing masih standar di angka 1.000 orang per hari,” jelas Mustika. 

Dengan meningkatnya kunjungan ini, kata Mustika penjagaan pun diperketat termasuk pengaturan parkir. Karena di tengah kunjungan membeludak, DTW Ulun Danu Beratan kekurangan tempat parkir. Bahkan sampai meminjam parkir di Kantor Desa Candikuning hingga parkir di depan masjid, terutama kendaraan bus. 

“Ya kita memang selalu kekurangan parkir saat angka kunjungan tinggi. Kita dibantu petugas pecalang, Satpol PP, polisi, dan dinas perhubungan untuk pengaturan lalu lintas karena situasi di depan Ulun Danu Beratan sedikit krodit,” kata Mustika. 

Kunjungan membeludak juga terjadi di DTW Tanah Lot di Desa Beraban, Kecamatan Kediri. Sejak pertengahan Desember kunjungan mulai naik, per hari mencapai 7.000 sampai 8.000 orang. Sementara jika hari biasa kunjungan hanya di angka 4.000 orang per hari. “Puncaknya kemarin (Senin), dan kunjungan bakal terus naik sampai awal tahun 2024,” kata Asisten Manajer DTW Tanah Lot I Putu Toni Wirawan. 

Dengan membeludaknya kunjungan itu pengamanan di kawasan Tanah Lot dipertebal. Seluruh pecalang, lifeguard, dikerahkan untuk memantau dan berjaga di bibir pantai. “Ombak sekarang relatif aman, namun kita tetap pertebal pengamanan. Sehari kita libatkan 30 orang petugas gabungan,” ucap Wirawan. 

Dan selama menyambut kunjungan wisatawan saat Natal dan Tahun Baru 2024 ini, menurut Wirawan, Tanah Lot menggelar open house. Sesuai jadwal open house bakal dilaksanakan pada 30, 31 Desember 2023, dan 1 Januari 2024. Open house ini bakal mengundang agen, guide, dan wisatawan. 

Wirawan menegaskan pentingnya para guide, tour leader serta travel agent dibuatkan open house, karena sangat berjasa dalam membawa pengaruh kunjungan. “Oleh karena itu, open house ini kami laksanakan rutin, karena akan ada juga saran dan masukan dari mereka untuk kami berbenah dalam melayani para wisatawan,” tandasnya. 7 des

Komentar