nusabali

Jumlah Kunjungan Museum Le Mayeur Meningkat Drastis

  • www.nusabali.com-jumlah-kunjungan-museum-le-mayeur-meningkat-drastis

DENPASAR, NusaBali.com - Museum Le Mayeur Denpasar mencatatkan peningkatan jumlah kunjungan yang signifikan pada tahun 2023. Berdasarkan data dari Museum Bali, jumlah kunjungan ke Museum Le Mayeur di periode Januari hingga Oktober 2023 mencapai 3.084 orang, meningkat drastis dari tahun 2021 yang hanya 132 orang.

Peningkatan jumlah kunjungan ini terutama didorong oleh kalangan pelajar sekolah menengah. Jumlah kunjungan pelajar sekolah menengah di tahun 2023 mencapai 798 siswa, meningkat drastis dari tahun 2019 yang hanya 385 siswa.

Sagita Arta, Kepala Sub Bagian Data Usaha Museum Bali, mengatakan bahwa peningkatan jumlah kunjungan pelajar ini merupakan hasil dari upaya edukasi yang dilakukan oleh pihak museum.

"Di tahun ini, anak-anak sekolah mulai diarahkan untuk mengenal Museum Le Mayeur. Baru mulai tahun ini," kata Sagita soal museum berlokasi di jalan Hang Tuah, Sanur Kaja, Denpasar Selatan ini.

Sagita mengakui bahwa dulunya geliat edukasi kepada para peserta didik berkenaan dengan Museum Le Mayeur menemui tantangan. Hal ini disebabkan oleh jarak Museum Le Mayeur yang jauh dari pusat kota dan kurangnya pengetahuan tentang koleksi Museum Le Mayeur.

"Lingkungan Sekolah, untuk pengenalan Museum Le Mayeur jarang - jarang juga. Itu disebabkan karena, satu jaraknya jauh. Kedua, pengetahuan yang didapatkan di sana hanya seputar lukisan. Sehingga sangat jarang ke Le Mayeur," kata Sagita.

Peningkatan jumlah kunjungan pelajar ini merupakan sebuah tren yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda mulai diperkenalkan dengan berbagai situs kesenian dan kebudayaan, salah satunya Museum Le Mayeur.

Sementara itu Made Darma, salah satu pengelola Museum Le Mayeur, mengatakan bahwa alasan orang-orang datang berkunjung ke Museum Le Mayeur sangat beragam. Bagi kalangan pelajar, biasanya mereka berkunjung untuk keperluan tugas sekolah.

"Kemarin ‘kan banyak SMP-SMA ke sini. Empat orang, lima orang, sepuluh orang. Sama itu keperluannya, bikin tugas untuk mengetahui yang sebenarnya, bagaimana asal mula museum, bagaimana awal mula berdirinya museum. Banyak pertanyaannya," kata pria 51 tahun asal Karangasem ini.

Peningkatan jumlah kunjungan pelajar ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan secara umum. Hal ini tentunya akan berdampak positif bagi pelestarian Museum Le Mayeur dan juga seni rupa Bali secara keseluruhan. *ol4



Komentar