nusabali

Bali Optimistis Lampaui Target Kunjungan Wisman

  • www.nusabali.com-bali-optimistis-lampaui-target-kunjungan-wisman

Per Oktober sudah 4,4 juta wisman, tinggal menambah 100 ribu untuk penuhi target.

DENPASAR, NusaBali
Bali ‘memastikan’ memenuhi target yang ditugaskan Pemerintah Pusat untuk mendapatkan 4,5 juta wisatawan mancanegara  sepanjang tahun 2023. Hal tersebut merujuk kedatangan wisman ke Bali, per Oktober  sudah tembus  4.410.018. Artinya kalau dibulatkan, Bali tinggal menambah 100 ribu kedatangan wisman saja. Dalam rentang November sampai Desember penghujung tahun 2023, tambahan 100 ribu wisman tersebut diyakini tercapai.

“Siap.. Optimis (tercapai),” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali, Tjokorda Bagus Pemayun, Kamis (2/10).

Dia tidak banyak memberi penjelasan. Namun, pihaknya yakin target 4,5 juta tercapai bahkan terlampaui.

“Seperti yang pernah kami sampaikan sebelumnya, melihat trend kunjungan optimis tercapai. Bahkan terlampaui,” ucap Tjok Bagus Pemayun.

Disampaikan Tjok Bagus Pemayun, wisman yang datang ke Bali berasal dari 20 negara. Antara lain Australia, India, China, Amerika Serikat, Inggris, sampai Italia nomor 20. Dari 20 negara asal wisman tersebut,  wisatawan Australia yang  terbanyak  yakni mencapai 977.323.

Disusul wisatawan India sebanyak 324.881. Dibawahnya wisatawan asal China 205.271. Pada posisi ke empat turis asal Inggris sebanyak 199.178. Kemudian wisatawan asal Amerika Serikat  191.525 dan seterusnya. Terakhir wisatawan asal Italia sebanyak 52.742 orang.

Kunjungan paling ramai, dalam periode high season yakni Juli-Agustus- September. Kunjungan harian wisman diatas 500 ribu. Antara lain, pada bulan Juli kunjungan wisman 541.353  orang. Pada bulan Agustus 522.141. Kemudian pada September lalu, sebanyak 520.072 orang.

Melihat trend kedatangan wisman itulah, Tjok Bagus Pemayun optimistis target 4,5 juta wisman tercapai.

Selain soal target wisman tahun 2023, Tjok Bagus Pemayun juga menyampaikan kilas balik jumlah kunjungan wisman ke Bali dalam 5 tahun, mulai tahun 2018.

Pada tahun 2018 total wisman ke Bali 6.070.473. Tahun 2019 sebanyak 6.275.210. Kunjungan wisman pada 2019, merupakan rekor tertinggi dalam 5 tahun sejak 2018 sampai dengan tahun 2022 lalu.

Tahun 2020 jumlah wisman ke Bali merosot tajam, sehingga hanya 1.069.473. Jebloknya kunjungan wisman tahun 2021,  merupakan dampak dari pandemi Covid-19. Bahkan tahun 2021, lebih parah lagi  kunjungan wisman ke Bali mencapai titik nadir yakni hanya 51 orang saja.

Hal itu menyusul kebijakan pemerintah, dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Diantaranya social distancing, sampai dengan penutupan penerbangan ke manca negara, kecuali untuk hal-hal yang bersifat darurat.

Tahun 2022, kunjungan wisman menunjukkan tanda pemulihan menyusul meredanya pandemi Covid-19. Kunjungan wisman tahun 2022 sebanyak 2.155.747.

Sedangkan untuk wisatawan domestik atau wisatawan nusantara(wisnus) kunjungan tertinggi juga tercatat pada tahun 2019. Wisdom yang datang ke Bali tahun 2019, 10 juta lebih. Persisnya tercatat 10.545.039. Lengkapnya mulai tahun 2018 sebanyak 9.757.991. Tahun 2019 10.545.039.

Kemudian tahun 2020 merosot menjadi 4.596.157. Berikutnya tahun 2021 sebanyak 4.301.592.  Penurunan wisnus pada 2020 dan 2021, juga merupakan dampak dari pandemi Covid-19. Tahun 2022, kunjungan wisdom melambung menjadi 8.052.974.

Terpisah, kalangan industri pariwisata Bali mengiyakan optimisme Bali memenuhi target 4,5 juta. “Ya. Itu kan sudah jelas. Tinggal kurang sedikit saja. Optimis  tercapai,” ucap Wakil Ketua III Bali Tourism Board atau Gabungan Industri Pariwisata Bali(GIPI Bali), I Nyoman Astama.  Apalagi penerbangan internasional yang melayani penerbangan langsung ke Bali, semakin bertambah. “Dalam dua bulan, tidak berlebihan kalau kita yakini Bali bisa penuhi target 4,5 juta itu,” ucap Astama. K17.

Komentar