nusabali

Gelar LMSKU, OJK Tingkatkan Literasi Keuangan ke Generasi Muda

  • www.nusabali.com-gelar-lmsku-ojk-tingkatkan-literasi-keuangan-ke-generasi-muda

DENPASAR, NusaBali - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggelar berbagai kegiatan di berbagai daerah untuk meningkatkan literasi keuangan khususnya di kalangan generasi muda yang membutuhkan banyak pengetahuan dalam membangun masa depannya.

Salah satunya melalui Learning Management System Edukasi Keuangan (LMSKU) OJK Championship Tahun 2023 (LOC 2023) yang digelar OJK Kantor Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara di Denpasar.

Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan literasi keuangan pelajar SMA yang ada di Provinsi Bali sebagai bagian dari komitmen OJK dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat sejak usia muda.

“OJK berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat sedini mungkin. Dengan memiliki literasi keuangan yang baik, maka generasi muda dapat merencanakan keuangan dengan bijak dalam mewujudkan masa depan yang sejahtera. Dengan memahami dengan baik produk dan layanan jasa keuangan, maka manfaat yang diperoleh pun dapat dimaksimalkan serta terhindar dari investasi bodong dan pinjaman online ilegal,” kata Friderica Widyasari Dewi Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, melalui rilis Sabtu (7/10).

Lebih lanjut, Friderica meyampaikan, literasi keuangan juga akan meminimalisir generasi muda menjadi korban dari fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan You Only Live Once (YOLO) yang identik dengan gaya hidup yang konsumtif. Kegiatan ini akan membantu untuk mewujudkan generasi tangguh dan generasi yang bijak dalam pengelolaan keuangan.

Target literasi keuangan bagi pelajar SMA usia 15 sampai dengan 17 tahun. Sesuai hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2022  menyatakan tingkat literasi kalangan muda hanya mencapai 43,28 persen dan inklusi sebesar 69,30 persen. Artinya masih banyak generasi muda pada rentang usia ini yang sudah mengakses produk dan layanan jasa keuangan tetapi belum memahami sepenuhnya produk dan layanan jasa keuangan dimaksud.

Sejak pelaksanaan LOC 2023, jumlah pengguna LMSKU di Provinsi Bali mengalami peningkatan sebesar 487 persen yakni dari 840 pengguna pada Juli 2023 menjadi 4.929 pengguna pada September 2023 (data per tanggal 23 September 2023). Sehingga, Provinsi Bali menjadi pengguna LMSKU terbanyak di Indonesia.

”LMSKU diharapkan dapat meningkatkan dan memasifkan program literasi keuangan di tingkat pelakar ,”ujar Kepala OJK Regional 8 Bali-Nusra Kristrianti Puji Rahayu.

Dikatakan keberhasilan pelaksanaan LOC 2023 merupakan hasil kolaborasi dari OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi Provinsi Bali dan PT BPD Provinsi Bali.

Kristrianti Puji Rahayu mengatakan OJK juga telah melaksanakan kegiatan workshop kepada MGMP Ekonomi Provinsi Bali untuk mengenalkan fitur dan modul LMSKU agar di masa yang akan datang guru dapat menjadi fasilitator bagi pelajar. Sehingga LMSKU dapat digunakan untuk mengukur pemahaman edukasi keuangan. K17.

Komentar