nusabali

Kapolres Jembrana: Waspada Modus Penipuan Online

  • www.nusabali.com-kapolres-jembrana-waspada-modus-penipuan-online

NEGARA, NusaBali - Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan online. Selain catut nama, saat ini ditemukan beberapa penipuan online berupa kiriman link ataupun file Android Package Kit (APK).

Hal tersebut ditekankan AKBP Dewa Juliana saat memimpin kegiatan Jumat Curhat Menyame Braya di Balai Desa Adat Loka Sari, Lingkungan Mertasari, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Jembrana, Jumat (22/9). Hadir dalam acara tersebut, Lurah Loloan Timur Ida Bagus Komang Wibawa Manuaba, Bendesa Adat Loka Sari I Nengah Mahadiarta, para prajuru adat, pecalang, petugas perlindungan masyarakat (Linmas) dan pemangku Pura Dang Kahyangan Mertasari. 

AKBP Dewa Juliana mengatakan, penipuan online merupakan salah satu kejahatan yang marak terjadi saat ini. Modus penipuan online pun cukup beragam. Ada penipu yang mengaku-ngaku sebagai lembaga ataupun perorangan hingga sekelas pejabat. Termasuk penipuan dengan mengirimkan tautan link ataupun file dengan kedok undangan pernikahan, tilang elektronik, dan berbagai kedok lainya. "Harap berhati-hati jika ada tautan yang mencurigakan. Jangan sampai dibuka karena itu bisa jadi adalah penipuan," ujarnya. 

Di samping penipuan online, AKBP Dewa Juliana juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai penipuan dengan tawaran kerja ke ke luar negeri. Untuk mengantisipasi menjadi korban penipuan, terlebih korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), diimbau agar melakukan verifikasi terlebih dahulu. "Harap berhati-hati dan memverifikasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut," ucapnya. 

Lebih lanjut, AKBP Dewa Juliana juga mengajak semua pihak untuk tetap bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Memasuki tahun politik saat ini, dirinya berharap agar perbedaan pandangan politik tidak sampai memecah belah masyarakat.

Saat ini, AKBP Dewa Juliana menegaskan telah Polisi Banjar di desa-desa untuk menyelesaikan berbagai masalah setingkat desa dan banjar dengan pendekatan kekeluargaan. Namun, pihaknya menegaskan tidak akan mentolerir tindakan pidana yang berpotensi menganggu stabilitas keamanan ataupun pidana berat seperti pembunuhan dan penyalahgunaan narkoba.

Untuk diketahui, dalam acara itu juga diisi sesi diskusi dan menampung saran masukan masyarakat kepada pihak kepolisian. Di akhir kegiatan Jumat Curhat Menyama Braya Kapolres Jembrana ini juga ada penyerahan bantuan berupa plang tanda upacara agama, baju kaos pecalang dan senter pengatur lalu lintas kepada pihak desa adat setempat. 7ode

Komentar