nusabali

Pura Kahyangan Purusada Kini Miliki Geguritan Pura Sada

  • www.nusabali.com-pura-kahyangan-purusada-kini-miliki-geguritan-pura-sada

MANGUPURA, NusaBali - Pura Kahyangan Jagat Purusada kini memiliki Geguritan Pura Sada sebagai sumber informasi tentang keberadaan pura setempat. Geguritan yang bersumber dari Purana yang disungsung Pura Kahyangan Jagat Purusada ini diharapkan dapat mempermudah pemahaman masyarakat karena sudah ditulis dalam bahasa Bali.

Launching Geguritan Pura Sada dihadiri oleh Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung pada rahina Penampahan Kuningan, Saniscara Wage Kliwon, Jumat (11/8). Selain launching geguritan, juga diserahkan piagam kepada Mancagra 1949, yakni undagi yang berjasa membangun Pura Purusada di tahun 1949.

Turut hadir anggota DPRD Badung I Made Suwardana, Ni Komang Tri Ani, Kepala Dinas Kebudayaan I Gede Eka Sudarwitha, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Lurah Kapal I Nyoman Adi Setiawan, Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana, para Mancagra, beserta para pemedek se-Desa Adat Kapal.

Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana, mengatakan Geguritan Pura Sada ini merupakan langkah penyampaian Purana ke dalam bentuk Bahasa Bali, sehingga masyarakat dari kalangan terbawah sampai tingkat tinggi agar mudah memahami sejarah Pura Kahyangan Jagat Purusada. “Karena bahasa asli dari pada Purana itu agak sulit dipahami oleh masyarakat. Ini salah satu kiat kami dalam rangka menyampaikan kepada krama, bahwa Pura Kahyangan Jagat Purusada ini berstatus sebagai pura tertua, namun di tahun 1949 itu dipugar, karena sebelumnya mengalami goncangan gempa tahun 1917,” ujarnya.

Sedangkan pemberian piagam kepada Mancagra 1949 sebagai bentuk ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada serati banten atas jasanya pada Pura Kahyangan Jagat Purusada masih bisa tetap berdiri tegar, tidak ada perubahan. Semua ini merupakan tonggak warisan bangunan yang dilakukan pada tahun 1949 oleh para Mancagra yang secara tulus ikhlas menghaturkan ayah-ayahan tanpa pamrih dalam waktu yang cukup lama.

“Kami mengucapkan terima kasih dalam bentuk pemberian piagam penghargaan disertai doa. Dengan harapan, semoga undagi yang sudah mendahului, agar mendapatkan tempat yang baik, sesuai dengan kramanya, ayah-ayahan di Pura Kahyangan Jagat Purusada,” ucap Sudarsana.

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, pemerintah Kabupaten Badung turut bangga menyaksikan kegiatan launching Geguritan Pura Sada serangkaian penyerahan piagam kepada Mancagra 1949 di Pura Kahyangan Jagat Purusada. Dirinya pun berpesan agar warisan yang ditinggalkan patut dilindungi secara bersama-sama.

“Kepada generasi muda mari kita jaga, hormati apa yang sudah diberikan oleh para penglingsir kita sejak dahulu. Apalagi jika dilihat dari bentuk bangunan Pura Kahyangan Jagat Purusada, sangat luar biasa, yang mana orang-orang penglingsir kita yang dulu mengabdi/ngayah dengan tulus ikhlas untuk membuat bangunan Pura Kahyangan Jagat Purusada,” ujarnya.

“Dilihat dari segi ketinggian bangunan, maupun wibawa terhadap pura sangatlah bagus. Apalagi jika dilihat dari kebijakan Bapak Bupati Badung yakni meringankan beban masyarakatnya dari segi pembangunan maupun adat seni dan budaya,” imbuhnya. 7 ind

Komentar