nusabali

Kisah Sukses Ba Kusuma Dewa yang Viral Usai Diangkat Menjadi Official Content Creator Atlas Beach Fest

  • www.nusabali.com-kisah-sukses-ba-kusuma-dewa-yang-viral-usai-diangkat-menjadi-official-content-creator-atlas-beach-fest

MANGUPURA, NusaBali.com – Ba Kusuma Dewa, seorang fotografer asal Bali, jadi sorotan usai berhasil mendapatkan total pengikut baru sebanyak 377 ribu di media sosial Instagram dan TikTok hanya dalam waktu lima bulan. Karya-karyanya juga telah mencapai angka yang mengesankan, dengan jumlah tayangan mencapai 200an juta views.

Karier Ba Kusuma Dewa sebagai fotografer awalnya dimulai dari kegalauan saat pandemi Covid-19 menyerang. Ia pun menemukan ide kreatif dan cara tersendiri untuk mempromosikan destinasi wisata Bali. 

Dengan modal kamera yang ia punya, Ba Kusuma Dewa mencoba membuat konten-konten foto dan memberikannya secara gratis untuk wisatawan yang sudah mau berkunjung kembali ke Bali setelah pandemi.

Ia mampu menghasilkan foto-foto indah dan mengesankan lewat kecermatannya dalam memilih sudut pengambilan gambar dan skill mengarahkan pose serta kenyamanan dari pengunjung. 

Kemampuannya untuk menangkap momen membuat ia mampu menarik perhatian banyak pihak, termasuk perhatian Atlas Beach Fest.

Sebagai karya anak bangsa, Atlas Beach Fest berkomitmen untuk melibatkan banyak anak muda berbakat dari dalam negeri untuk mewujudkan ambisi dan impian mereka. Karena itu, beach club terbesar di dunia ini dengan bangga mengangkat Ba Kusuma Dewa menjadi official content creator Atlas Beach Fest. 

Atlas Beach Fest yakin bahwa dukungan dan eksposur yang tepat tak hanya membantu mengembangkan bakat gemilangnya, namun juga memberikan inspirasi dan keajaiban visual kepada para pengunjung.

Hampir setiap hari, ia mengabadikan momen-momen wisatawan di Bali dari berbagai negara yang ditemuinya. Bahkan, keterampilan Ba Kusuma Dewa telah menarik perhatian beberapa tokoh terkenal, termasuk para artis dan selebriti. 

Dia telah mengabadikan momen-momen berharga bagi Erica Carlina, Anji, Permesta Dhyaz, Hotman Paris Hutapea, dan banyak lainnya. Prestasinya dalam bidang fotografi telah diakui, salah satunya saat musisi Kevin Aprilio memberikan nomor WhatsApp pribadi miliknya usai secara tak sengaja diminta Ba Kusuma Dewa menjadi model ketika berkunjung ke Atlas Beach Fest.

“Saya merasa sangat terhormat dan bersyukur atas kesempatan menjadi official content creator di Atlas Beach Fest. Dalam waktu singkat, jumlah pengikut baru mencapai 377 ribu, dan karya-karya yang saya buat telah ditonton lebih dari 200 juta views,” ujar Ba Kusuma Dewa dengan gembira,” kata Ba Kusuma Dewa.

Sebagai kebanggaan bagi masyarakat setempat, Ba Kusuma Dewa tetap konsisten dalam mengembangkan bakatnya sambil menjunjung tinggi prinsip-prinsip etika. Di saat maraknya kasus kerja ilegal oleh orang asing, ia tetap memperlihatkan kesetiaannya kepada negara dengan patuh membayar pajak atas penghasilannya.

“Saya selalu memegang teguh prinsip-prinsip etika dalam mengembangkan bakat saya. Menjadi bagian dari masyarakat ini adalah suatu kebanggaan, dan saya bangga dapat memberikan kontribusi dengan membayar pajak secara patuh. Saya yakin bahwa dengan integritas dan dedikasi, kita dapat menciptakan perubahan positif yang berarti.”

Dengan kembali banyaknya wisatawan yang datang berkunjung setelah pandemi, Ba Kusuma Dewa dengan senang hati membuka sesi foto berbayar kepada para pengunjung Atlas Beach Fest. Ia berharap hal ini dapat menjangkau lebih banyak pengunjung serta berkontribusi bagi ekonomi dan pariwisata Bali. 

"Saya ingin menggunakan keterampilan fotografi saya sebagai sarana apresiasi kepada wisatawan yang kembali datang ke Bali setelah masa pandemi yang sulit. Saya berharap dapat menghasilkan konten foto yang menginspirasi dan memperlihatkan keindahan pulau ini secara gratis sebagai tanda terima kasih kepada mereka yang mengunjungi Bali."

Ia berterima kasih kepada semua pengikut dan pendukung yang telah memberikan dukungan tanpa henti. Ia berkomitmen untuk terus mengembangkan karya-karya fotografi miliknya dan menjadi kebanggaan bagi komunitas lokal di Bali.

Komentar