nusabali

Cegah Kejahatan di Tabanan, 398 Polisi Banjar Dilantik

  • www.nusabali.com-cegah-kejahatan-di-tabanan-398-polisi-banjar-dilantik
  • www.nusabali.com-cegah-kejahatan-di-tabanan-398-polisi-banjar-dilantik

TABANAN, NusaBali - Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes melantik 398 orang polisi banjar, Senin (26/6), di GOR Debes. Tugas polisi banjar menjaga situasi kamtibmas tetap terkendali, dan salah satu prioritasnya adalah mengawasi orang asing. Pelantikan tersebut juga dihadiri Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya.

Untuk diketahui yang bertugas menjadi polisi banjar adalah anggota polisi yang bertugas di kesatuan Polres Tabanan. Tugasnya hampir sama dengan Bhabinkamtibmas, sehingga nanti dalam bertugas mereka wajib saling berkoordinasi. Polisi banjar dibentuk salah satunya prioritasnya adalah mengawasi orang asing. 

AKBP Leo mengatakan polisi banjar dibentuk untuk mengcover informasi, keluhan atau permasalah di tingkat wilayah terkecil yakni banjar. Tujuannya untuk menjaga situasi kamtibmas di Tabanan terkendali. 

“Saat ini tingkat kriminalitas di Tabanan masih rendah, namun tatap menjadi atensi salah satunya membentuk polisi banjar,” ucap AKBP Leo. 

AKBP Leo menegaskan, bahwa untuk polisi banjar saat ini memang diplot hanya separuh dari total banjar adat yang ada di Tabanan. Sebab tugasnya nyaris sama dengan 134 orang Bhabinkamtibmas. “Tugas polisi banjar ini juga menyangkut mencegah gangguan curat, curas, dan curanmor. Jadi sebelum ada gangguan, potensi gangguan itu yang akan dilakukan antisipasi,” tandasnya. 

Dia juga menambahkan 398 orang polisi banjar ini dipastikan akan banyak kontribusi di masyarakat. Karena bersentuhan langsung berada di tingkat banjar. Lebih mengerucut dibanding skala tingkat desa. Sehingga pedoman polisi melindungi dan mengayomi itu lebih maksimal dilakukan. Wujud nyatanya adalah ikut dalam kegiatan adat Bali, menyama braya. “Jadi mereka akan akan bertugas berbaur dengan masyarakat. Menyama braya terjun langsung di tingkat banjar,” kata AKBP Leo. 7 des

Komentar