nusabali

Sebagian Besar Trotoar Rusak, Perbaikan Dilakukan Bertahap

  • www.nusabali.com-sebagian-besar-trotoar-rusak-perbaikan-dilakukan-bertahap

Sebagian besar trotoar di wilayah Bangli dalam kondisi rusak. 

BANGLI, NusaBali
Seperti halnya trotoar di Jalan Brigjen Ngurah Rai tepatnya di depan SMA Negeri 1 Bangli. Sepanjang sekitar 1.500 meter trotoar dalam keadaan rusak. 

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Bangli I Made Soma tidak memungkiri kondisi tersebut. Diakui kerusakan tidak hanya terjadi di Jalan Brigjen Ngurah Rai, melainkan beberapa trotoar di ruas jalan seperti di Jalan Majapahit, Jalan Waturenggong, Jalan Kutai, dan Jalan Cendrawasih.

Soma membeberkan jika dari total sepanjang 9.300 meter jumlah trotoar di Kota Bangli, sekitar 80 persen dalam keadaan rusak. Dari 9.300 meter panjang trotoar di kota Bangli, sebanyak 53 persen trotoar dalam kondisi rusak berat, 27 persen rusak sedang, dan sisanya sebanyak 20 persen kondisinya baik. “Kerusakan terparah yakni di Jalan Brigjen Ngurah Rai. Dari trotoar sepanjang 1.700 meter ini, 1.500 meternya mengalami kerusakan,” ungkapnya, Rabu (14/6).

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Bangli telah menganggarkan dana sebesar Rp 10,6 miliar dari APBD 2017. Perbaikan trotoar akan dilakukan secara bertahap yakni melihat dari kondisi trotoar yang mengalami kerusakan paling berat. Menurutnya, anggaran sebesar Rp 10 miliar tersebut sudah termasuk anggaran untuk perbaikan saluran drainase. 

Di sisi lain, seorang warga di Jalan Brigjen Ngurah Rai, I Kadek Purna Sumarayasa, mengatakan kerusakan trotoar di sepanjang jalan tersebut sudah terjadi sejak dua tahun yang lalu. Namun hingga kini belum ada perbaikan. “Kerusakannya sudah terjadi dari 2 tahun lalu sejak saya buka toko ini,” kata pedagang grosiran ini.

Dia berharap agar Pemkab Bangli segera memberbaiki trotoar yang jebol serta saluran drainasenya. Sebab jika turun hujan, air selalu meluap dan mengakibatkan banjir. “Semoga pemerintah segera memberbaiki trotoar yang jebol hingga saluran drainasenya,” kata pria asal Dusun Tanggahan Tengah, Desa Demulih, Kecamatan Susut, Bangli. *e

Komentar