nusabali

Sampah Pemudik Banjiri Gilimanuk

  • www.nusabali.com-sampah-pemudik-banjiri-gilimanuk

NEGARA, NusaBali - Antrian pemudik ke arah Jawa melalaui Pelabuhan Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, beberapa waktu lalu, menimbulkan banjir sampah di wilayah setempat.

Bahkan dari hasil pembersihan yang telah berjalan selama beberapa hari ini, dalam sehari bisa terkumpul hingga 3 kontainer truk sampah.

Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, Senin (24/4), mengatakan pembersihan sampah pasca arus mudik, sudah mulai dilakukan sejak Jumat (21/4) lalu. Pembersihan dilakukan setiap hari dengan mengerahkan sekitar 40 orang petugas gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup Jembrana bersama Tim Keren Tidak Ada Sampah (KEDAS) Gilimanuk.

Namun dalam waktu 4 hari hingga Senin kemarin, sampah-sampah tersebut juga belum habis dibersihkan sepenuhnya. Terutama di areal Terminal Kargo Gilimanuk yang sempat dijadikan kantong parkir pemudik. "Sekarang masih tersisa di Kargo, di sisa bagian barat. Kalau yang di gang-gang (jalan pemukiman warga), sudah selesai dibersihkan dua hari lalu," ujar Gus Tony.

Menurut Gus Tony, sampah-sampah yang dibuang sembarangan oknum warga saat arus mudik itu, tidak hanya berupa bungkus makanan ataupun minuman. Beberapa waktu lalu, juga sempat ditemukan sampah berupa popok atau pampers bayi.

Disinggung mengenai perkiraan volume sampah saat arus mudik itu, Gus Tony mengaku, jumlahnya mencapai ton-tonan. Bahkan dalam pembersihan 3 hari sebelumnya, terkumpul hingga sebanyak 3 kontiner truk sampah.

"Satu kontainer itu isian sampai 4 ton. Tetapi karena itu sampah plastik, mungkin terisi sekitar 2 ton per kontainer. Cuman tadi saja kami kumpulkan satu kontainer. Kalau sebelumya itu sampai 3 kontainer," ucap Gus Tony.

Gus Tony mengatakan, pembersihan sampah pasca arus mudik itu akan terus dilakukan sampai tuntas. Dirinya pun berharap ke depannya para masyarakat bisa bersama-sama menjaga kebersihan Gilimanuk yang notabene adalah wajah atau pintu masuk Bali. "Kalau sudah bersih, pengguna jasa penyeberangan kan pasti lebih nyaman," pungkas Gus Tony.7ode

Komentar