nusabali

Duta Kecamatan Blahbatuh Angkat Tema Kebo Iwa

Mantapkan Pawai HUT ke 252 Kota Gianyar

  • www.nusabali.com-duta-kecamatan-blahbatuh-angkat-tema-kebo-iwa

GIANYAR, NusaBali
Seniman dari 7 kecamatan se-Kabupaten Gianyar memantapkan latihan untuk semarakkan pawai HUT ke 525 Kota Gianyar.

Pawai menjadi ajang paling bergengsi. Maka dari itu, duta tiap kecamatan totalitas menunjukkan ragam potensi seninya. Salah satunya, duta Kecamatan Blahbatuh yang mengangkat tema Kebo Iwa Maputgala Hamangkubumi.

Kebo Iwa Maputgala Hamangkubumi mengisahkan  tentang kerajaan Bali (Bedahulu) yang dipimpin Sri Asta Sura Ratna Bumi Banten. Raja sangat disegani. Terlebih diabih panglima perang Ki Pasung Grigis yang ahli strategi dan taktik. Memperkuat kerajaan Bedahulu, Ki Pasung Grigis meminta raja mengangkat Kebo Iwa sebagai mahapatih. Raja pun mengeluarkan titah tentang pengangkatan Kebo Iwa sebagai mahapatih di Kerajaan Bedahulu. Maka kesaktian dan keteguhan Kebo Iwa diuji.

Kebo Iwa berhasil dalam uji kesaktian itu. Kisah ini akan dipertontonkan oleh duta Kecamatan Blahbatuh dalam pawai budaya HUT ke 252 Kota Gianyar, Selasa (18/4) mendatang. Camat Blahbatuh, I Wayan Gde Eka Putra, mengatakan pawai ini merupakan garapan dari seniman Blahbatuh bersama Listibya kecamatan. Peserta pawai diambil dari seluruh desa. "Kami di Blahbatuh sepakat semua desa terlibat," ujar Eka Putra, Minggu (9/4).

Eka Putra menjelaskan, tema yang diambil yakni keunikan yang ada di setiap kecamatan. "Blahbatuh identik dengan Kerajaan Bedahulu dan Mahapatih Kebo Iwa, serta adanya Baris Bala Batu yang merupakan tarian sakral yang dipentaskan setiap upacara di Pura Dalem Maya, Blahbatuh," jelas Eka Putra.

Bedanya dari pawai yang sudah ada, terletak pada iring-iringan gebogan, lelontekan serta materi lainnya menjadi satu kesatuan dalam pementasan. "Lelontekan, gebogan, penari, ogoh-ogoh dan yang lainnya itu tidak terpisah, menjadi satu kesatuan dalam garapan Kebo Iwa Maputgala Hamangkubumi," terang Eka Putra.

Pendanaan pawai ini disepakati dari APBDes masing-masing desa. "Setiap desa menganggarkan pengiriman duta kesenian. Nilainya disesuaikan dengan bagian yang didapat oleh desa tersebut. “Sistem patungan," jelas Eka Putra.

Duta pawai Blahbatuh ini sudah mendapatkan pembinaan dari tim Listibya Kabupaten Gianyar. Dari sekian kecamatan yang telah dibina, duta Blahbatuh dinilai paling siap. "Kami baru latihan dua kali, seniman yang terlibat sangat mumpuni di bidangnya," ungkap Eka Putra. *nvi

Komentar