nusabali

Pemkot Rancang Perbaikan Total RSUD Wangaya

Skema Anggaran Gunakan KPBU Sebesar Rp 500 Miliar

  • www.nusabali.com-pemkot-rancang-perbaikan-total-rsud-wangaya

DENPASAR, NusaBali
Pemkot Denpasar mulai merancang perbaikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya di Jalan Kartini, Denpasar Utara.

Perbaikan tersebut akan dilakukan secara keseluruhan dengan alasan karena RSUD Wangaya belum pernah dilakukan perbaikan dengan skala besar semenjak berdiri 100 tahun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Selasa (4/4). Wawali Arya Wibawa mengatakan, saat ini sudah dilakukan pembuatan feasibility study dengan dibantu Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Keuangan yang saat ini masih dalam proses.

Perbaikan RSUD Wangaya tersebut nantinya diperkirakan akan menghabiskan anggaran cukup besar. Untuk perbaikan ini membutuhkan dana sekitar Rp 500 miliar. Anggaran tersebut nantinya tidak akan menggunakan anggaran daerah melainkan dari Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Perbaikan RSUD Wangaya sedang kami godok dengan skema KPBU. Karena hampir 100 tahun belum pernah dilakukan perbaikan dalam skala besar. Saat ini masih sedang berproses di Bappenas,” imbuh Wawali Arya Wibawa.

Target mulai perbaikan paling cepat akhir 2024 atau awal 2025. Hal ini dikarenakan untuk proses KPBU ini paling cepat bisa dilaksanakan 1,5 tahun sampai 2 tahun. Perbaikan RSUD Wangaya dalam skala besar ini merupakan salah satu program kerja pasangan Walikota IGN Jaya Negara dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa dalam bidang kesehatan.

Sementara itu, saat ini RSUD Wangaya terus berbenah dalam hal menunjang pelayanan. RSUD Wangaya kini sudah memiliki generator oksigen. Dengan generator oksigen ini, RSUD Wangaya tak harus selalu ketergantungan pada distributor. Generator oksigen ini diresmikan bertepatan dengan ulang tahun ke–102 RSUD Wangaya.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Wangaya Anak Agung Made Widiasa, mengatakan selama ini pihaknya masih mendapatkan kebutuhan oksigen dari distributor yang memasok ke RSUD Wangaya. RSUD Wangaya harus membeli kebutuhan oksigen untuk perawatan pasien.

Rata-rata per hari pasien di RSUD Wangaya menghabiskan 2 sampai 3 liter oksigen. “Rata-rata untuk pasien biasa ya bukan saat pandemi Covid-19 pemakaian 2-3 liter oksigen per hari. Sekarang dengan adanya generator ini pasokan oksigen kami yakin aman,” ujarnya.

Agung Widiasa menambahkan, dengan adanya generator oksigen ini dipastikan aman untuk 210 bed yang ada di RSUD Wangaya. Sebab, generator ini mampu menghasilkan oksigen sebanyak 60 liter per hari. Sementara, penggunaan tabung di RSUD Wangaya ada yang berukuran 1 liter dan ada yang 6 liter.

“Dengan adanya generator ini bisa mengurangi pembelian oksigen, apalagi di saat krodit seperti Covid-19 sempat mengalami kekurangan oksigen. Jadi, kami yakin saat ini aman,” tandas Agung Widiasa. *mis

Komentar