nusabali

Buleleng Menuju Status Kabupaten Kreatif

  • www.nusabali.com-buleleng-menuju-status-kabupaten-kreatif

Dengan jumlah penduduk terbanyak dan wilayah terluas di Bali, membuat Buleleng memiliki potensi besar dalam pengembangan sistem ekonomi kreatif.

SINGARAJA, NusaBali
Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng saat ini sedang mengusulkan Kabupaten Buleleng sebagai Kabupaten Kreatif. Usulan itu dikirimkan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Program Kabupaten/Kota (Kata) Kreatif merupakan salah satu program unggulan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia. Penetapan kata ‘kreatif’ ini dilakukan untuk pemetaan ekosistem, potensi, best practice dan permasalahan pengembangan sistem ekonomi kreatif kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng I Gede Dody Sukma Oktiva Askara, Minggu (2/4) kemarin menjelaskan, Buleleng mengusulkan diri karena memiliki potensi untuk menjadi kabupaten unggul di Bali. Dengan jumlah penduduk terbanyak di Bali dan wilayah terluas, membuat Buleleng memiliki potensi besar dalam pengembangan sistem ekonomi kreatifnya.

“Usulan dan persyaratan sudah kami kirimkan, selanjutnya tim dari pusat akan turun September melakukan uji petik lapangan. Mudah-mudahan Buleleng bisa menyusul Denpasar dan Gianyar sebagai kabupaten kreatif ketiga di Bali tahun ini,” terang Dody.

Foto: Kepala Dinas Pariwisata Buleleng I Gede Dody Sukma Oktiva Askara. -LILIK

Menurutnya, jika berhasil ditetapkan sebagai kabupaten kreatif, Pemkab Buleleng akan mendapat keuntungan berupa anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk peningkatan sub sektor ekonomi kreatif. Pengembangan ekraf ini disebut Dody sangat menjanjikan yang akan berimplikasi pada pembangunan daerah dan juga kesejahteraan masyarakatnya.

Untuk mendapatkan penetapan sebagai kabupaten kreatif, berbagai upaya telah dilakukan. Diantaranya menggali subsektor ekraf dan difasilitasi untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Selain juga menyiapkan ruang-ruang pengembangan subsektor ekraf lainnya. Seperti seni dan pertunjukan yang sudah berjalan di Buleleng setiap minggunya.

Pertunjukan seni tradisional dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno sedangkan pertunjukkan musik modern diagendakan setiap pekan di Plaza Kuliner Pantai Penimbangan, Buleleng. Begitu juga penguatan komunitas-komunitas lainnya dipastikan terwadahi untuk berkegiatan dan berkreasi dan berinovasi. 7k23

Komentar