nusabali

SMA/SMK Negeri Wajib PPDB Online

  • www.nusabali.com-smasmk-negeri-wajib-ppdb-online

Salah satu tujuan PPDB online adalah meminimalkan munculnya kelas siluman. Muncul kekhawatiran, murid di kawasan yang jaringan internetnya kurang bagus akan terkendala.

AMLAPURA, NusaBali

SMA dan SMK negeri di Karangasem wajib melaksanakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online di tahun ajaran 2017/2018. Namun muncul kekhawatiran, murid dari daerah yang belum paham internet atau jaringan internetnya kurang bagus, akan kesulitan mendaftar. Tetapi sisi positif PPDB online antara lain meminimalkan munculnya kelas siluman.

“Kami belum mengetahui bentuk program PPDB online, karena petunjuk teknis belum dikirim dari Provinsi Bali,” kata Kepala Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Provinsi di Karangasem I Made Puri Suastika mengungkapkan hal itu, di Amlapura, Minggu (14/5).

Di Karangasem terdapat 9 SMA negeri, yakni, SMAN 1 Amlapura, SMAN 2 Amlapura, SMAN 3 Amlapura, SMAN Bebandem, SMAN Selat, SMAN Rendang, SMAN Sidemen, SMAN Manggis, dan SMAN Kubu. Ditambah empat SMK negeri, yakni, SMKN Amlapura, SMKN Abang, SMKN Kubu, dan SMKN Bebandem.

Menurut Puri Suastika, dengan diberlakukan PPDB online, pihak SMP tidak perlu repot mendaftarkan lulusannya dengan cara datang langsung ke sekolah yang dituju. Begitu juga pihak sekolah yang dituju, tinggal menyediakan layanan online, dan pendaftar bisa dipantau secara online.

PPDB secara online juga bertujuan mencegah munculnya kelas siluman, terutama di sekolah-sekolah favorit. Sebab, selama ini muncul dugaan, menerima siswa berdasarkan UN (ujian nasional). Setelah panitia menempel pengumuman, lengkap dengan kuota dicari, ternyata saat MOS ketahuan, jumlah siswa yang diterima melebihi ketentuan sebelumnya, sehingga sering muncul kelebihan satu hingga dua kelas.  

Kepala SMAN 1 Amlapura Wayan Sugiana mengaku belum mengetahui juknis penerimaan siswa baru melalui jalur online. “Kami masih menunggu juknis dari Provinsi Bali, rencananya menerima 288 siswa,” ujarnya.

Diakuinya, secara teknis telah siap menerima siswa melalui jalur online. “Kami menerima siswa baru melalui tiga tahapan jalur prestasi, miskin, dan reguler,” kata Wayan Sugiana.

Kepala SMKN Amlapura I Wayan Artana mengaku telah menerima juknis penerimaan siswa baru melalui online. Sekolah yang dipimpinnya akan menerima 339 siswa baru. “Kami nanti menerima siswa baru melalui online mulai Juni 2017. Tetapi masalahnya apakah calon siswa semuanya telah paham internet dan cara mengaksesnya,” katanya.

Berdasarkan hasil rapat MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMKN dipimpin Ketua I Ketut Suba, PPDB secara online bisa menggunakan HP android. “Kami nantinya menerima siswa baru melalui empat tahap, jalur miskin, prestasi, regular, dan jalur lokal. Maksud jalur lokal, dengan memberikan kesempatan 10 persen warga lokal diterima di SMKN Amlapura,” ungkap Wayan Artana.

Sebanyak 6.923 murid dari 54 SMP negeri dan swasta di Karangasem, lulus di tahun ajaran 2016-2017 ini. * k16

Komentar