nusabali

Hotel Infinity8 Bali Batal Jadi Tempat Isoter

  • www.nusabali.com-hotel-infinity8-bali-batal-jadi-tempat-isoter

MANGUPURA, NusaBali
Rencana memanfaatkan Hotel Infinity8 Bali sebagai tempat isolasi terpusat (isoter), khususnya warga di Kecamatan Kuta Selatan, batal dilakukan.

Sebab, hotel yang berlokasi di Jalan Bypass Jimbaran itu dinilai tidak memungkinkan, karena masih ada tamu reguler yang menginap. Kepala Dinas Kesehatan Badung dr Nyoman Gunarta, mengatakan pembatalan akibat berbagai pertimbangan. Menurutnya, dari segi lokasi dan fasilitas sangat layak digunakan sebagai tempat isoter. Namun, karena di hotel itu masih ada tamu yang menginap, maka rencana memanfaatkan hotel itu sebagai tempat isoter tidak mungkin dilakukan.

“Untuk menjadi tempat isoter, di hotel terkait tidak boleh ada tamu yang menginap selain pasien Covid-19. Karena di sana (Hotel Infinity8 Bali, Red) masih ada tamu reguler yang menginap, maka tidak jadi menggunakannya sebagai tempat isoter,” kata dr Gunarta, Jumat (20/8).

Sebelumnya, Pemkab Badung juga berencana akan menggunakan Rusunawa Mahasiswa Universitas Udayana (Unud) sebagai tempat isoter. Namun hal itu terpaksa batal dilakukan, sebab tempat tersebut dinilai belum siap karena kendala fasilitas dan ketersediaan air bersih. Jika tempat itu hendak dijadikan tempat isoter, diperlukan perbaikan tempat yang tentunya akan memakan waktu cukup lama.

Sebagai gantinya sedang dijajaki lokasi baru yang juga masih berada di kawasan Kuta. Hotel yang akan dijadikan tempat isoter kedelapan di Badung itu memiliki sekitar 100 bed. Diharapkan dengan penambahan tempat isoter, penanganan pasien Covid-19 di Gumi Keris dapat lebih maksimal. “Hingga saat ini ada sekitar 689 orang warga Badung yang menjalani karantina di tempat isoter yang disiapkan oleh pemerintah. Mereka tersebar di 7 isoter,” kata dr Gunarta.

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 Badung bersama pemerintah Provinsi Bali melakukan survey ke Hotel Infinity8 Bali yang rencana akan digunakan sebagai tempat isoter. Sebab, lokasi tersebut pernah menjadi tempat isoter mandiri berbayar. “Dari survey dan pengecekan di lapangan, tempat sudah siap dan layak,” kata Kasatpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara, usai meninjau ke lapangan, Kamis (19/8).

Rencananya tempat tersebut akan dipergunakan untuk pasien yang berasal dari Wilayah Kutsel, karena tempat isoter selama ini berada di wilayah Mengwi dan Kuta. Sedangkan tempat isoter terdekat di Wilayah Kutsel belum ada sama sekali. Sayangnya kini rencana tersebut batal. *dar

Komentar