nusabali

Anji Akhirnya Minta Maaf

  • www.nusabali.com-anji-akhirnya-minta-maaf

JAKARTA, NusaBali
Musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji, akhirnya meminta maaf karena memicu kegaduhan setelah mengunggah video wawancaranya dengan Hadi Pranoto soal obat Covid-19.

Anji melontarkan permintaan maaf ini melalui Instagram pada Selasa (4/8), setelah bertemu dengan tiga dokter, yaitu Tirta Mandira Hudhi, Widi Hadian dari JDN Indonesia, dan Fajri Addai dari IDI Jakarta Pusat.

"Maaf atas kegaduhan yang terjadi. Hasil pertemuan akan segera saya post," tulis Anji dalam keterangan fotonya bersama ketiga dokter tersebut seperti dikutip dari cnnindonesia.

Melalui unggahan itu, Anji menjelaskan bahwa Tirta membawa nasihat dari kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, mengenai hal yang terjadi beberapa hari belakangan.

Dalam beberapa hari belakangan, Anji memang menarik perhatian publik karena mengunggah video wawancaranya dengan Hadi yang mengaku sudah menemukan obat untuk penyakit Covid-19. Video tersebut dianggap memuat banyak fakta keliru mengenai virus corona SARS-CoV-2 dan Covid-19.

Selain itu, sejumlah pihak juga mempertanyakan latar akademis Hadi yang sepanjang video kerap dipanggil "prof" dan "dokter" oleh Anji.

Sebelum pertemuan ini, Tirta sendiri sempat berkomentar mengenai kegaduhan tersebut melalui satu unggahan di Instagram.

"Obat herbal ini sedang proses uji klinis, seperti vaksin dan obat lainnya yang dikembangkan universitas-universitas dan Institute Eijkman, jadi ga ada itu istilah obat covid, apalagi statement 'professor' yang sungguh harus dibuktikan," tulis Tirta.

Ia pun mengungkap rencananya untuk bertemu dengan Anji agar tak terjadi misinformasi terkait penyakit dan obat Covid-19 ini.

"Bismillah, untuk mengatasi ini, saya bersama @dr.fajriaddai (anggota @idi.jakartapusat ) dan dr widi @jdn_indonesia akan melakukan diskusi bersama @duniamanji dan pak Hadi Pranoto. HASIL DISKUSI AKAN DI SEBARKAN KEMUDIAN. Kami akan UTAMAKAN MEDIASI DAN DISKUSI," tulis Tirta. *

loading...

Komentar