nusabali

Masih Ngambang, Rencana Penguatan Dinding Tebing Pura Luhur Uluwatu

  • www.nusabali.com-masih-ngambang-rencana-penguatan-dinding-tebing-pura-luhur-uluwatu

Penguatan dinding tebing Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, yang direncanakan Pemkab Badung ngambang alias belum jelas sampai sekarang.

MANGUPURA, NusaBali

Padahal, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung sebelumnya telah melakukan proses analisis manajemen konstruksi (MK) dengan yang melibatkan pihak konsultan.

Bukan itu saja, tender penguatan dinding tebing Pura Luruh Uluwatu sudah dilakukan pada Juli 2019 lalu. Namun, sampai sekarang siapa pemenang tender dan kapan proyek akan dikerjakan belum bisa dipastikan.

Belakangan justru muncul, kemungkinan besar proyek yang ditaksir menelan anggaran Rp 29,5 miliar ini tidak bisa terlaksana tahun 2019. Alasannya disebut-sebut karena persoalan anggaran.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung AA Gede Dalem, Minggu (25/8), mengungkapkan rencana penguatan dinding tebing Pura Luhur Uluwatu terus berproses. Namun, dia mengakui bila proyek tersebut mengalami kendala finansial.

Bahkan, saat disinggung apakah optimistis proyek tetap bisa dikerjakan tahun ini, pria asal Klungkung itu justru menyampaikan sebaliknya. “Tidak optimis (proyek dilanjutkan tahun 2019, Red), karena dananya ternyata tak jadi tersedia,” ungkap Gung Dalem, sapaan akrabnya.

Saat kembali ditanya kapan target pengerjaan, Gung Dalem hanya menyatakan akan dibahas lebih lanjut. “Sedang akan dibahas langkah apa yang seharusnya dilakukan,” tegasnya.

Ditanya apakah tahun depan akan diusulkan lagi agar proyek penguatan dinding tebing Pura Luhur Uluwatu bisa segera dikerjakan, Gung Dalem mengiyakan. “Iya, tentu kami usulkan supaya bisa segera dilakukan konstruksi. Intinya sedang diupayakan mekanismenya bagaimana bisa sesegera mungkin,” tandas Gung Dalem.

Semula, Pemkab Badung telah merancang dengan matang penguatan dinding tebing Pura Luhur Uluwatu. Bahkan, Pemkab menggandeng pihak konsultan untuk mengalisa manajemen konstruksinya. Hal itu karena pengerjaan penguatan dinding tergolong langka di Indonesia, sehingga memerlukan keahlian khusus.

Dari hasil kajian pihak konsultan, bahan yang dimungkinkan untuk digunakan adalah net kabel, angkur, kabel sling. Bila memungkinkan juga akan dilakukan beberapa pengeboran untuk pemasangan angkur, pengikat baja, dan grouting celah batuan dengan semen perekat.

Tender pun bahkan sudah dilakukan dengan spesifikasi dari pihak konsultan. Malah, sudah ada sekitar 30 rekanan yang menyatakan berminat. *asa

Komentar