nusabali

Dikonfrontir, Tamara-Sobrat Tetap Ngotot

  • www.nusabali.com-dikonfrontir-tamara-sobrat-tetap-ngotot

Sobrat hanya mengakui menjambak rekan pria Tamara, yakni Adrian T King gara-gara pernah tersangkut masalah lama.

DENPASAR, NusaBali
Penyidik Polsek Kuta Utara pada, Senin (25/4) kemarin mengkonfrontir antara keterangan artis Tamara Bleszynski,41 dengan I Wayan Putra Wijaya alias Sobrat, 40, terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan Tamara. Langkah ini diambil penyidik lantaran antara keterangan Tamara selaku pelapor berbeda dengan keterangan terlapor. Keduanya dikonfrontir selama 3 jam yang dilakukan secara tertutup di Polsek Kuta Utara. Kemarin penyidik juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Wayan Arta Ariawan menerangkan penyidik mengambil langkah tersebut untuk menemukan titik terang terkait kasus yang dilaporkan oleh Tamara Bleszynski perihal dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh I Wayan PW alias Sobrat di Jalan Raya Semat, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, beberapa waktu lalu. Dalam pemeriksaan itu, pihak kepolisian memanggil terlapor, pelapor dan juga saksi-saksi. 

Konfrontir yang dilakukan mulai pukul 11.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita kemarin bertujuan untuk membuat kasus penjambakan sesuai yang dilaporkan oleh artis papan atas Indonesia itu terang benderang. 

“Keterangan pelapor dan terlapor itu berbeda. Makanya, upaya inilah yang harus kita tempuh,” terangnya. Dari hasil konfrontir itu, tidak dijelaskan secara gamblang terkait adanya upaya penjambakan itu. Bahkan, I Wayan Sobrat tetap enggan mengakui perbuatannya dan keterangannya masih sama. 

Meski demikian, pihak penyidik yang melakukan konfrontir tersebut menyesuaikan dengan keterangan para saksi yang juga ikut dilibatkan untuk menemukan titik terang. “Tadi ada perbedaan keterangan dan sudah kita gali semua. Hasilnya memang masih sesuai keterangan awal itu. Tapi, kita sudah gali keterangan saksi-saksi dan juga sudah mengantongi hasil visum,” terang mantan Kapolsek Mendoyo, Jembrana ini.

Sehingga, dari hasil konfrontir tersebut, pihaknya langsung melakukan gelar perkara di TKP. Nah, di sana, penyidik membuat 12 adegan yang diperankan oleh pelapor dan juga terlapor. Dari rekonstruksi yang berlangsung sejak pukul 14.30 Wita hingga pukul 18.30 Wita tersebut, pelapor dan terlapor melakukan adegan demi adegan saat berpapasan hingga terlapor dan rekannya berbalik arah dan mengejar Tamara bersama rekannya Adrian T King. 

“Penjambakan itu ada di adegan 6. Di situ, terlapor ini terlihat jelas menjambak rambut Tamara,” bebernya. Meski sudah dikonfrontir dan juga rekonstruksi, pihaknya masih mengkaji dan menganalisa hasilnya. “Kita pelajari dulu hasilnya,” imbuh Kompol Arta.
Informasi lain yang dihimpun menyebutkan Sobrat hanya mengakui menjambak rekan pria Tamara, yakni Adrian T King. Apa masalahnya? Sobrat mengaku, itu karena masalah lama. Dia dan Adrian pernah terlibat cek-cok. Pasalnya, Adrian pernah mengucap kata-kata dari mulutnya yang membuat Sobrat naik pitam. 

Sebelumnya diberitakan kasus dugaan penganiayaan dialami artis cantik Tamara Bleszynski, 41, saat melintas naik motor di Jalan Raya Semat, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Kamis (14/4) malam. Tamara Bleszynski yang malam itu naik motor dibonceng teman prianya, Adrian T King, dibuntuti orang dari belakang, lalu rambutnya dijambak. Sang artis pun langsung melaporkan kasus ini ke Mapolsek Kuta Utara. 7 da

Komentar