nusabali

Bank Sampah Kedaton Kesiman: Upaya Melestarikan Lingkungan dan Memberdayakan Masyarakat

  • www.nusabali.com-bank-sampah-kedaton-kesiman-upaya-melestarikan-lingkungan-dan-memberdayakan-masyarakat

DENPASAR, NusaBali.com - Di tengah hiruk pikuk Kota Denpasar, terdapat sebuah bank sampah yang gigih dalam upayanya melestarikan lingkungan dan memberdayakan masyarakat. Bank Sampah Unit (BSU) Kedaton Kesiman, yang berdiri sejak 28 Februari 2023, menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Berkat kegigihan dan semangat para kadernya, BSU Kedaton Kesiman telah menjadi contoh bagi bank sampah lainnya di Kota Denpasar. Kegiatan bank sampah rutin dilakukan setiap bulan, seperti yang terlihat pada Minggu (26/5/2024).

Pada hari itu, para kader BSU Kedaton Kesiman dengan sigap menerima barang bekas dari nasabah, menimbangnya, memilahnya sesuai dengan kategori, dan mencatat beratnya. Hasilnya dalam kegiatan sehari tersebut terkumpul 429 kg
sampah.

"Tujuan utama kami adalah mengajak warga untuk memilah sampah rumah tangga mereka," ujar Putu Erayanti (34), Ketua Kader Kesling Kedaton.

Kegiatan di Banjar Kedaton, Kesiman, Denpasar Timur ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi para nasabah. Sampah-sampah yang dikumpulkan, seperti botol aqua, kertas HVS, koran, kardus, buku, aluminium, barang elektronik, dan minyak bekas, kemudian dijual ke pengepul bank sampah.

"Warga jadi rajin memilah sampah rumah tangga dan bisa membedakan sampah organik dan residu," kata Erayanti, menjelaskan dampak positif dari kegiatan ini.

BSU Kedaton Kesiman tidak hanya fokus pada pengumpulan sampah, tetapi juga edukasi dan pelatihan.

"Kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya sampah plastik dan melaksanakan kegiatan keterampilan dari sampah plastik kepada warga banjar," ujar I Wayan Adhy Anjaya (36), Kepala Dusun Banjar Kedaton.

Upaya BSU Kedaton Kesiman mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Antusiasme warga sangat tinggi, dan mereka selalu datang ke banjar untuk membawa sampah non-organik dari rumah mereka.

"Kegiatan ini sangat baik dan positif untuk masyarakat di wilayah Banjar Kedaton," kata Adhy. "Harapannya semoga kegiatan ini terus berlangsung, demi menjaga kelestarian lingkungan kita."

BSU Kedaton Kesiman merupakan contoh nyata bahwa pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan. Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari. *m03

Komentar