nusabali

Menhub Jonan Sebut Lokasi Dermaga Kapal Pesiar Tak Ideal

  • www.nusabali.com-menhub-jonan-sebut-lokasi-dermaga-kapal-pesiar-tak-ideal

Pernyataan mengejutkan datang dari Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, perihal dermaga kapal pesiar di Pantai Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem. 

AMLAPURA, NusaBali
Menurutnya, lokasinya kurang ideal atau kurang layak. Walau nantinya pembangunannya dilanjutkan, kapal pesiar ukuran besar tetap tak bisa sandar. 

Menteri Jonan mengungkapkan hal itu di sela-sela kunjungan kerjanya memantau arus balik Hari Natal dan Tahun Baru 2016, di Pelabuhan Padangbai, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem, Senin (28/12).

Menhub Jonan, enggan memberikan pernyataan lebih lanjut, terutama menyangkut kelanjutan pembangunan Dermaga Pesiar Tanah Ampo, yang telah mangkrak sejak 2008. Disinggung soal anggaran untuk kelanjutan pembangunan dermaga kapal pesiar itu di 2016, Menteri Jonan berujar, “Soal dana tahun 2016, tak bisa, tidak ada dana,” tegasnya.

Upaya ke depan, menurut Menhub Jonan, paling tidak bisa terbangun break water, tempat nyandar sekoci atau tempat jetty ramdor, sehingga aman dari hempasan gelombang pantai selatan. “Kenyataannya break water tidak ada, dermaga tidak bisa diperpanjang, karena lokasinya tidak ideal,” tambahnya.

Kadis Perhubungan Karangasem I Wayan Sutapa yang hadir di acara itu, tetap mengaku optimistis, pembangunan dermaga kapal pesiar itu akan dilanjutkan. Alasannya, sebelumnya sempat beraudiensi di kantor Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan RI, dan telah dapat persetujuan dengan membangun break water, yang mampu menampung 5 jetty ramdor. Jetty ramdor itulah tempat nyandar sekoci yang mengangkut penumpang dari kapal pesiar menuju dermaga. 

“Kami tetap optimis, pembangunan bisa berlanjut, walau di tahun 2016 belum dianggarkan di APBN, bisa diusulkan di 2017. Tetapi rencana membangun break water belum turun anggaran dari pusat,” ujarnya.

Dermaga kapal pesiar Tanah Ampo dibangun pada 2006, mangkrak sejak 2010. Beberapa kali dibangun jetty ramdor, tetapi ambruk karena tanpa pelindung break water. 7 k16

Komentar