nusabali

Jalan Penghubung Biaung-Penebel Putus Total, Ekskavator Tertimbun

  • www.nusabali.com-jalan-penghubung-biaung-penebel-putus-total-ekskavator-tertimbun

Jalan penghubung Desa Biaung dengan Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan, putus total, Kamis (8/3) sekitar pukul 04.00 Wita.

TABANAN, NusaBali
Jalan ini putus akibat kondisi tanah yang labil. Ekskavator yang difungsikan membuat pondasi serta mesin pompa pun tertimbun.

Sopir ekskavator, I Wayan Sumatra, 35, mengatakan, tahap pekerjaan sebelum jembatan putus yakni pemasangan kerangka besi yang selanjutnya dipasangkan batu sebagai pondasi. “Sebelum putus, jalan masih bisa dilalui sepeda motor karena badan jalan tersisa 1 meter, tetapi sekarang sudah putus total,” ungkap Sumatra. Sisa badan jalan yang jebol hingga putus total mengakibatkan ekskavator tertimbun material longsor hingga ada pirantinya patah. Demikian pula alat-alat kerja lainnya seperti mesin pompa ikut terkubur.  

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tabanan, I Gusti Bagus Krisna Kamasan, mengaku telah mengecek putusnya jalan penghubung Desa Biaung dengan Desa Penebel. Rencana awal, pada sisa badan jalan yang ambrol itu akan dibuat jembatan menggunakan prikes. Namun sebelum jembatan rampung, badan jalan sudah ambrol sehingga pekerjaan terganggu. “Badan jalan jebol dan putus total akibat tanah yang labil,” terang Krisna Kamasan.

Ia menambahkan, pembuatan jembatan pada jalan yang putus sepanjang 30 meter dikerjakan dalam waktu 5 bulan hingga 6 bulan. Pembangunan jembatan itu digarap CV Adi Mas. Mengingat ada bencana susulan, pengerjaan jembatan pasti molor. “Intinya akan segera ditangani agar aktivitas masyarakat kembali normal,” terangnya.

Sebelumnya, jalan penghubung di Banjar Biaung Tengah, Desa Biaung, Penebel dengan Banjar Sunantaya, Desa/Kecamatan Penebel ini ambrol pada Rabu, 9 Nopember 2016 sore. Badan jalan yang jebol hanya tersisa lebar sekitar 1 meter. Badan jalan ini jebol akibat terkikis air sungai Yeh Sipuh akibat terowong buatan tahun 1975 mampet. Pasca jalan jebol, Ketua Fraksi PDIP DPRD Tabanan Nyoman ‘Komet’ Arnawa sidak proyek perbaikan jalan jebol penghubung Banjar Sunantaya Desa Penebel dengan Desa Biaung, Kecamatan Penebel, Tabanan ini pada Senin (16/1). Mereka turun setelah menerima pengaduan dari masyarakat yang menyebut sejak dua minggu terakhir pekerja seakan kabur dari proyek.

Arnawa yang turun bersama anggota Wayan Eddy Nugraha Giri disambut langsung Perbekel Desa Biaung, I Gede Nyoman Oka Arsana dan seluruh kelian dinas. Tak berselang lama menyusul datang Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tabanan I Gede Agung Krisna Kamasan bersama Kasi Pengawasan Bina Marga I Made Rupeg dan rekanan yakni CV Adi Mas. Arnawa pun meminta rekanan segera menyelesaikan pekerjaannya. Sebab jalan tersebut merupakan jalan utama bagi masyarakat Desa Biaung dan Desa Penebel menuju pusat kota Penebel.

Perbekel Desa Biauang, Oka Arsana mengatakan sejak jalan tersebut jebol, akses masyarakat ke pusat kecamatan Penebel dan kota Tabanan terhambat. Termasuk puluhan siswa yang sekolah di Kecamatan Penebel dan kota Tabanan harus memutar melewati Desa Tajen dan Desa Buruan sejauh 30 kilometer. “Akses transportasi kami terganggu,” sebut Oka Arsana. * d

Komentar