nusabali

Puan Belum Temui Pimpinan Parpol

Puan Pilih Dengarkan Suara Rakyat

  • www.nusabali.com-puan-belum-temui-pimpinan-parpol

JAKARTA, NusaBali
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani yang mendapat mandat dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk bersilaturahmi dengan pimpinan partai politik (parpol) di tanah air sejak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 21-23 Juni 2022 lalu, sampai saat ini belum terlihat melakukan pendekatan ke sejumlah Parpol.

Justru, Puan nampak kenceng safari ke sejumlah daerah. Ketua Bappilu DPP PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menyatakan, Puan melakukan itu karena ingin menyerap aspirasi rakyat. Baru kemudian silaturahmi ke pimpinan parpol.

"Puan tidak ambil jalan itu (menemui pimpinan parpol) dulu, tetapi turun ke bawah mendengarkan suara rakyat dan keluarga besar PDIP sebelum bertemu ketua-ketua parpol," ujar Bambang Pacul di Ruang Fraksi PDIP, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Selasa (12/7).

Menurut Bambang Pacul, Puan akan menemui ketua parpol dalam waktu dekat. Mengenai waktu, dia belum mengetahui itu. Lantaran mengenai jadwal berada di tangan Puan sepenuhnya. Plus kecocokan waktu dengan ketum parpol yang akan ditemui.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PDIP ini menegaskan, saat bertemu dengan ketum parpol tidak ditentukan akan menemui siapa terlebih dahulu atau melihat apakah satu ideologi. Yang terpenting adalah Ketum DPP PDIP menugaskan Puan agar silaturahmi dengan semua ketum parpol.

"Ibu hanya perintahkan temui semua ketum partai, tapi tidak mengatakan pertama bertemu siapa, kedua ketemu siapa. Pertemuan bisa zigzag. Bisa juga bertemu dengan yang muda dahulu atau dengan ideologi yang jauh seperti Presiden PKS Ahmad Syaikhu," terang Bambang Pacul.

Melalui pertemuan dengan ketum parpol, lanjut Bambang Pacul, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri ingin mengajarkan kepada Puan sebagai kalangan muda silaturahmi dengan yang tua. Jika nanti yang menemui Puan setingkat Ketua DPP, karena Puan juga merupakan Ketua DPP PDIP, Bambang Pacul tak masalah.

"Ya boleh saja, tetapi Puan adalah Duta Besar khusus dari Bu Mega. Dia dikirim untuk silaturahmi dengan ketum parpol. Saya yakin ketum-ketum parpol menemuinya," papar Bambang Pacul.

Sementara mengenai calon presiden dan wakil presiden dari PDIP, Bambang Pacul menegaskan, sampai saat ini belum diputuskan. "Calon presiden dan wakil presiden merupakan kewenangan penuh ibu ketum. Saya sebagai Bappilu hanya membantu," imbuh Bambang Pacul. *k22

Komentar