nusabali

Rai Mantra Hati-hati Tanggapi Kontestasi Pilgub

  • www.nusabali.com-rai-mantra-hati-hati-tanggapi-kontestasi-pilgub

DENPASAR, NusaBali - Anggota DPD RI terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra memilih berhati-hati dalam menyampaikan posisinya dalam perhelatan Pilgub Bali 2024. Seperti diketahui Rai Mantra disebut-sebut menjadi salah satu calon kuat memperebutkan posisi Bali 1.

Nama mantan Walikota Denpasar ini beredar sebagai Calon Gubernur Bali periode 2024-2029 berpasangan dengan Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah). De Gadjah dalam satu kesempatan juga tidak menampik nama Rai Mantra masuk daftar tiga calon Gubernur Bali yang diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra. “Saya tidak ada mencalonkan apa-apa, saya ‘no comment’ dulu ya,” kelit Rai Mantra saat ditanya NusaBali di sela menghadiri Konferensi Pemuda Bali (Paguneman Yowana Bali) yang digelar BASAbali Wiki di Hotel Inna Heritage Bali, Senin (6/5). 
Pernah maju bersaing dalam Pilgub 2018 lalu, Rai Mantra yang saat itu berpasangan dengan Ketut Sudikerta kalah perolehan suara dari pasangan Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace (Koster-Ace). Namun, meski belum berhasil dalam perhelatan Pilgub lima tahun lalu, nama Rai Mantra masih diterima masyarakat. Itu terlihat dengan perolehan suara tertinggi pada Pileg 14 Februari 2024 untuk DPD RI. 

Dalam setiap kesempatan bertemu masyarakat, Rai Mantra kerap mengkampanyekan budaya Bali sebagai modal besar dalam pembangunan. Saat didesak pandangannya terkait Pilkada serentak 2024 yang telah diluncurkan secara resmi oleh KPU Bali, Minggu (5/5), Rai Mantra justru menyebut-nyebut budaya. 

“Saya memandang budaya Bali,” ucap salah satu penggagas berdirinya gedung budaya, Dharma Negara Alaya (DNA) ini. 

Posisi Rai Mantra sendiri cukup dilematis jika memutuskan mengikuti ajang Pilgub tahun ini. Hal itu lantaran dirinya telah terpilih menjadi anggota DPD RI dari Provinsi Bali. Jika memutuskan maju dalam Pilkada, otomatis pelantikannya sebagai anggota DPD RI dibatalkan, sementara posisi kepala daerah belum tentu di tangan. Untuk diketahui pelantikan anggota DPD RI akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2024, sementara penetapan calon kepala daerah dilaksanakan lebih awal, yakni 22 September 2024. 

“Kalau memang mereka sudah menjadi calon (kepala daerah), mereka otomatis tidak akan dilantik (di legislatif)," jelas Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan terkait jika ada Caleg terpilih yang memutuskan maju dalam kontestasi Pilkada serentak 2024. KPU Bali sendiri secara resmi telah meluncurkan secara resmi tahapan Pilgub 2024, bertempat di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Minggu (5/5) malam. 7 a

Komentar