nusabali

Bali Open Mind Institute - Wayan Koster Gelar Halal Bihalal, Ajak Umat Rukun dan Turut Membangun Bali

  • www.nusabali.com-bali-open-mind-institute-wayan-koster-gelar-halal-bihalal-ajak-umat-rukun-dan-turut-membangun-bali

DENPASAR, NusaBali.com – Dalam suasana Idul Fitri 1445 Hijriyah, Bali Open Mind Institute bersama Gubernur Bali periode 2018-2023 Wayan Koster menggelar acara Halal Bihalal di Denpasar pada Selasa (30/4/2024) malam.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen umat muslim, termasuk Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) dan Paguyuban Banyumasan.  Bahkan elemen non-Muslim juga turut hadir dalam halal bihalal yang diikuti lebih 500 orang ini. 

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023, Tjokorda Oka Arhana Sukawati, dan Bandesa Agung/Ketua MDA Provinsi Bali, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet dan wakil dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali.

Dalam halal bihalal yang mengangkat tema ‘Meneguhkan Persaudaraan dalam Bingkai Keberagaman’, Wayan Koster mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Bali untuk terus memperkuat semangat persaudaraan dalam keberagaman sebagai modal utama dalam pembangunan daerah. 

“Sebagai destinasi wisata dunia, Bali harus menjaga kondusivitas wilayah dengan menjaga kerukunan dan persaudaraan antar semua unsur masyarakat di Pulau Dewata,” ujar Koster.

Koster juga menyampaikan rasa syukurnya karena bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh dan warga Muslim di Bali.  “Mohon maaf selama lima tahun lalu tidak menghadiri acara seperti ini. Itu karena kesibukan saya, terutama saat berjibaku menghadaapi pandemi Covid-19 di Bali,” ungkap Koster.

Karena itu, seusai menuntaskan periode pertama kepemimpinannya, Koster menyempatkan diri mengikuti acara buka bersama pada bulan Ramadan lalu, dan kini kembali hadir bersama umat Muslim untuk mengikuti halal bihalal.

“Sangat penting menjaga kerukunan antarumat beragama, yang merupakan modal utama dalam membangun Bali,” ujar Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.

Selain itu, Koster juga menyoroti pentingnya membangun kembali sektor pariwisata Bali setelah terdampak pandemi Covid-19. Meskipun Bali mengalami penurunan ekonomi yang signifikan selama pandemi, namun dengan upaya bersama, ekonomi Bali mulai pulih. 

“Saya optimis, bahwa dengan menjaga kebersamaan dan persatuan, pertumbuhan ekonomi Bali akan kembali berkembang,” tegas tokoh asal Desa Ssembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng ini.

Sementara itu  Ketua Bali Open Mind Institute, Umar Ibnu Alkhatab, menjelaskan tentang upaya lembaganya dalam membangun kebersamaan di Bali melalui diskusi dan pemahaman tentang keragaman cara berpikir setiap individu dan kelompok masyarakat di Bali.

“Pak Wayan Koster memberikan dukungannya terhadap kegiatan ini, menganggapnya sebagai upaya bersama untuk membangun Bali yang lebih baik,” ujar mantan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali.

Umar pun optimis acara halal bihalal ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama, serta membangun Bali yang lebih baik di masa mendatang.





Komentar