Tag: Tim Indonesia
Tema Dewi Dhawantari dipilih karena tingkat kesulitannya tinggi, sosok dewi dengan banyak tangan, detail aksesori, serta balutan awan menuntut ketelitian dan kekompakan
JAKARTA, NusaBali - Tim Indonesia menuntaskan perjuangan di SEA Games Thailand 2025 dengan capaian bersejarah. Kontingen Merah Putih mengakhiri keikutsertaan dengan menempati peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali dengan mengoleksi 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu.
JAKARTA, NusaBali - Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025, Arab Saudi telah berakhir. Tim Indonesia berada di peringkat 13 dari total 57 peserta. Tim Indonesia berada di posisi tersebut, dengan perolehan empat medali emas, 12 perak, dan sembilan medali perunggu.
JAKARTA, NusaBali - Olimpiade 2024 Paris, Prancis telah berakhir dan penutupan berlangsung pada Minggu (11/8) malam waktu setempat.
JAKARTA, NusaBali - Atlet balap sepeda Indonesia, Bernard Benyamin van Aert (26 tahun) siap tempur di Olimpiade Paris 2024.
JAKARTA, NusaBali - Atlet panjat tebing Tim Indonesia di nomor speed putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi lolos ke babak perempat final Olimpiade Paris 2024.
JAKARTA, NusaBali - Sebanyak 14 orang atlet dan official turut mengambil peran dalam defile Tim Indonesia di Olimpiade 2024 di Paris, termasuk di dalamnya Chef de Mission (CdM) Anindya Bakrie, atlet judo Maryam March Maharani yang bertugas sebagai pembawa bendera Merah Putih, pebalap sepeda Bernard Bernjamin van Aert serta dua atlet renang, Azzahra Permatahani dan Joe Aditya.
JAKARTA, Nusabali - Sebanyak empat tim asal Indonesia yaitu The Boss Lion, The Boss Falcon, Pros Habibi, dan Alliance Spade, siap bersaing memperebutkan gelar juara di laga puncak turnamen Undawn All Star.
Topik Pilihan
-
-
-
-
Denpasar 13 Feb 2026 Pertama Kali Sebut Nama ‘Wali Dwipa’
-
Buleleng 13 Feb 2026 Guru Kurang, Disdikpora Lakukan Relokasi
-
-
-
-
Berita Foto
Produksi Dodol Keranjang Jelang Imlek
Target Produksi Bawang Merah Nasional
Malajah Sambil Maplalianan
Target Transaksi IIMS 2026
Nusa Ning Nusa
Dari Transmisi ke Kreasi Pesan
KOMUNIKASI efektif di banjar atau desa adat tidak lagi cukup jika hanya dipahami sebagai penyampaian pesan satu arah—misalnya pengumuman dari prajuru kepada krama, atau sosialisasi program yang sekadar ‘disampaikan’.