Tag: Forkom Dewi
SEMARAPURA, NusaBali -Setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan Dewi Klungkung Culinary diinisiasi Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) Kabupaten Klungkung pada tahun 2022, kini Pemerintah Desa Negari bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tegalsari Negari siap menggelar event ‘Pesona Negari’ pada Sabtu-Minggu, 22–23 November 2025 di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan.
BANGLI, NusaBali - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli akan menggandeng semua komponen pariwisata. Langkah sinergi ini untuk lebih memaksimalkan potensi dan peran pariwisata. Salah satu komponen dimaksud, Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkomdewi) Kabupaten Bangli.
Ada desa wisata yang berkaitan erat dengan tema WWF menyangkut air
Bukan sekadar cari juara, tapi untuk menunjukan pergerakan desa wisata itu sendiri
DENPASAR, NusaBali - Ada ‘berkah’ dibalik Covid-19 (2020-2022). Karena mendorong munculnya kreativitas dan usaha alternatif. Contohnya barista kopi secara manual, seperti di Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Di desa wisata ini, barista kopi menjadi salah satu produk wisata untuk mengundang lebih banyak pengunjung.
DENPASAR, NusaBali - Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) Bali meminta desa wisata, memanfaatkan kehadiran kampus untuk meningkatkan tata kelola.
DENPASAR, NusaBali - Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) Bali I Made Mendra Astawa menyebut ada kecenderungan dari sebagian wisatawan mancanegara (wisman) lebih memilih tempat yang sunyi, jauh dari hingar bingar kebisingan kawasan perkotaan. Makanya tak heran jika perlahan desa wisata semakin digandrungi kalangan wisman.
DENPASAR, NusaBali - Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) Bali menilai promosi desa wisata belum bisa dilakukan secara maksimal. Hal itu disebabkan desa wisata rata-rata tidak memiliki cukup anggaran untuk melakukan promosi secara khusus. Alhasil, popularitas desa wisata sebagai daya tarik dan kekuatan industri pariwisata Bali dirasa masih kurang.
Salah satu media promosi yang strategis yakni melalui media sosial
DENPASAR, NusaBali - Kalangan pelaku pariwisata Bali merasa waswas kemacetan lalu lintas akut yang kerap terjadi di sejumlah kawasan wisata akan jadi bumerang pariwisata Bali. Karenanya persoalan tersebut diharap menjadi salah satu prioritas untuk dituntaskan.
DENPASAR, NusaBali - Kartu Do’s and Don’t, yakni kewajiban dan larangan bagi wisman selama berwisata di Bali sesuai Surat Edaran (SE) Gubernur Bali No 04/2023 perlu dibuat dan didistribusikan kepada wisatawan mancanegara (Wisman) yang hendak berkunjung ke Bali.
Ada kecenderungan menjadikan dewi sebagai tujuan incentive.
Selain memiki nuansa natural, aktivitas sosial budaya menjadi 'kelebihan' desa wisata. Salah satunya kegiatan belajar megambel dan menari. Seperti di Desa Wisata Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.
Diharapkan dengan kekhasan yang dimiliki, masing-masing dewi punya kekuatan.
DENPASAR, NusaBali
Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) Kabupaten Badung, mendorong jalan usaha tani (JUT) yang ada di subak menjadi bagian dari sarana pengembangan dan peningkatan desa wisata.
DENPASAR, NusaBali - Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) Bali mendorong dan berharap desa wisata- desa wisata yang ada di Bali memiliki galeri.
DENPASAR,NusaBali
Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) Provinsi Bali mengapresiasi adanya akses bantuan pembiayaan untuk desa wisata dalam wadah koperasi kerjasama antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkeraf) dengan Kementerian Koperasi -UMKM.
Diharapkan desa wisata yang ada nantinya dapat menjadi desa wisata mandiri
Topik Pilihan
-
Denpasar 08 Dec 2025 Truk Sampah Mengular Menuju TPA
-
-
-
-
-
-
Tabanan 06 Dec 2025 ‘Rush to Paradise’: Menuju Surga Kehancuran?
-
-
Berita Foto
Roadshow Kebudayaan 2025 di Bali
Gotong Royong Tak Perlu Momen
'Museum' Bekas Pratima di Besakih
Ajang Promosi Produk UMKM
Nusa Ning Nusa
Imbal Balik Petani Sawah Berkeadilan
LANSING JS (2006) dalam bukunya berjudul ‘Perfect Order: Recognizing Complexity in Bali’, menghargai petani sawah basah di Bali memiliki makna yang sangat penting secara sosial dan ekonomi, terutama dalam konteks keberlanjutan budaya, lingkungan, dan ketahanan pangan daerah.