Tag: Patung Catur Muka
CATUS Pata merupakan palemahan atau area penting dari Desa Adat di Bali. Di Catus Pata, upacara khusus pada waktu tertentu digelar.
Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) akan memberikan rekomendasi penetapan Cagar Budaya (CB) jika memenuhi ketentuan sesuai dengan UU No 11 Tahun 2010.
Pelaksanaan Kasanga Festival merupakan kolaborasi antara Pemkot Denpasar dan Pasikian Yowana Kota Denpasar yang diharapkan mampu menjadi wahana kreativitas tanpa batas Yowana Denpasar di bidang seni ogoh-ogoh.
DENPASAR, NusaBali - Kasanga Festival Kota Denpasar Caka 1946 Tahun 2024 resmi dibuka.
DENPASAR, NusaBali - Pemerintah Kota Denpasar akan melibatkan sebanyak 300 orang seniman dan juga anak-anak sanggar seni, untuk mengisi acara Melepas Matahari Tahun 2023 pada 31 Desember mendatang di kawasan Patung Catur Muka.
DENPASAR, NusaBali - Pemeliharaan Patung Catur Muka, Denpasar, rampung. Ikon Kota Denpasar pun kini terlihat makin cantik dan bersih. Ornamen atau ukiran yang selama ini tertutupi lumut dan keropos tampak tegas. Pelat warna kuning yang membalut teratai juga dilepas, sehingga terlihat lebih natural.
Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa menggelar persembahyangan saat pacaruan dan mlaspas patung Catur Muka di catuspata Lingkungan Karangsokong, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, pada Pangrupukan Nyepi, Sukra Kliwon Watugunung, Jumat (16/3).
Serangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940, 18 seka teruna dari 18 banjar di Perumahan Dalung Permai, Jumat (16/3), melaksanakan parade ogoh-ogoh di Catus Pata Dalung Permai, Kecamatan Kuta Utara.
Topik Pilihan
-
-
-
Badung 11 Dec 2025 Lapangan Lagoon Bakal Disulap Jadi Taman Kota
-
-
-
-
-
Denpasar 10 Dec 2025 Satpol PP Bali Atensi Kawasan Wisata
-
Berita Foto
Posyandu Paripurna di Denpasar
Penyaluran BLT DHBCHT di Tulungagung
Kunjungan BPS Provinsi Bali
Roadshow Kebudayaan 2025 di Bali
Nusa Ning Nusa
MUTIARA WEDA: Pola Pikir ‘Telat Sadar’
tamas tv ajñāna-jaṁ viddhi mohanaṁ sarva-dehinām; pramādālasya-nidrābhiḥ tan nibadhnāti bhārata. (Bhagavad-gītā 14.8)