Tag: Menteri Kelautan dan Perikanan RI
DENPASAR, NusaBali - Gubernur Bali Wayan Koster dan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Wahyu Sakti Trenggono, kompak akan mengawal pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) di Desa Pengambengan, Jembrana. Hal itu mengemuka saat keduanya bertemu di Jakarta, akhir bulan lalu.
KEBUMEN, NusaBali - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pihaknya fokus untuk mencapai target yang ditetapkan, salah satunya capaian produksi udang sebesar 2 juta ton pada 2024.
MANGUPURA, NusaBali - Gubernur Bali Wayan Koster yang memasukkan Sektor Kelautan dan Perikanan dalam transformasi perekonomian Bali melalui Konsep Ekonomi Kerthi Bali diapresiasi Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono.
DENPASAR, NusaBali - Pertemuan Badan Pangan Dunia (FAO) pada 8-12 Mei 2023 di Kuta, Bali, menyepakati sejumlah poin penting di antaranya perluasan inspeksi kapal ikan untuk memberantas praktik penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan dan tidak diatur (IUU Fishing).
JAKARTA, NusaBali - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menerangkan bagaimana penangkapan ikan dengan Pemasukan Negara Bukan Pajak (PNBP) Pascaproduksi berpihak kepada nelayan kecil. Keuntungan pertama bagi nelayan kecil adalah dia tidak dikenakan biaya apapun untuk melaut.
NEGARA, NusaBali
Aktivitas nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, memiliki potensi perikanan yang cukup melimpah.
Susi tidak menyangka kata ‘tenggelamkan’ kemudian menjadi tren nasional.
Topik Pilihan
-
-
Denpasar 04 Dec 2025 Nataru, Pemkot Siagakan 108 Personel
-
-
-
Buleleng 04 Dec 2025 Berkat Program Pelestarian Budaya Konsisten
-
-
Buleleng 03 Dec 2025 Tarif Sejumlah Retribusi akan Disesuaikan
-
-
Berita Foto
Ajang Promosi Produk UMKM
Peringatan Rawan Longsor
Rupiah Java Run 2025
Nusa Ning Nusa
Kegagalan yang Memperkuat dan Mempercantik Sayap Jiwa
KETIKA engkau gagal, lihat ke dalam, bukan untuk melawan kejatuhan, tapi menemukan rahasia di sana. Menolak kegagalan mempersempit pikiran, menjadikan hati dangkal, dan mengundang kegelapan derita.