Tag: Kain Tenun
Pedagang menata kain tenun tradisional khas Bali saat Pameran IKM Bali Bangkit 2025 di Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Kamis (6/11/2025).
SINGARAJA, NusaBali - Salah satu desa tua di Buleleng yakni Desa Julah di Kecamatan Tejakula, Buleleng memiliki khasanah adat istiadat dan budaya yang sangat khas.
Di setiap motif kain geringsing yang berjumlah 28 jenis selalu ditemukan warna merah, hitam, dan kuning merupakan manifestasi Dewa Brahma, Wisnu, Siwa
“Satu dua masih ada permintaan,” ujar I Nyoman Sudira, perajinan tenun asal Desa Gelgel, Kecamatan/Kabupaten Klungkung, Rabu (20/12). Antara lain pesanan endek untuk seragam pengurus koperasi dari Badung, kemudian pengurus banjar dinas dari Kabupaten Gianyar.
SEMARAPURA, NusaBali - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Klungkung Ny Ayu Suwirta menghadiri fashion show atau peragaan busana ‘Semara Wastra’ Gerakan Koperasi Kabupaten Klungkung di Pasar Seni Blok A Semarapura, Kecamatan Klungkung, Selasa (29/8) pagi.
LABUHAN BAJO, NusaBali - Presiden RI Joko Widodo membeli sehelai kain tenun seharga Rp 1 juta yang menggunakan pewarna alami dari Kabupaten Sikka yang dipamerkan UMKM lokal di Gua Batu Cermin, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
DENPASAR,NusaBali
Salah satu kain tenun tradisional Bali adalah kain tenun Pegringsingan atau kain gringsing.
Untuk menembus kaum milenial, inovasi corak dan desain kain tenun harus dilakukan, tanpa harus menghilangkan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Pemkab Klungkung melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan menggelar peragaan busana Semarapura Fashion Day, Jumat (9/2) malam.
Topik Pilihan
-
-
-
-
-
-
-
-
Buleleng 22 Jan 2026 Empat SD di Buleleng Masuk Kajian Regrouping
-
Berita Foto
Panen Bengkuang Jeda Tanam Jagung
Maraton Musim Dingin Yakutia
Perajin Mebel Dibayangi Regulasi EUDR
Wapres Blusukan ke Pasar Cikurubuk
Industri Alas Kaki Tumbuh Positif
Nusa Ning Nusa
MUTIARA WEDA: Kemarahan
Krodhād bhavati sammohaḥ sammohāt smṛti-vibhramaḥ, smṛti-bhraṁśād buddhi-nāśo buddhi-nāśāt praṇaśyati. (Bhagavad Gītā 2.63)