nusabali

BLT Cair, Wayan Suyasa Apresiasi Langkah Bupati Badung

  • www.nusabali.com-blt-cair-wayan-suyasa-apresiasi-langkah-bupati-badung

MANGUPURA, NusaBali
Wakil Ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa mengapresiasi langkah diskresi yang diambil Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

Bantuan ini tentu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tengah pandemi seperti sekarang. Menurut politisi Partai Golkar asal Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi ini, langkah diskresi yang diambil bupati sudah melalui persetujuan dewan. “Tentu kebijakan yang diambil Bupati sudah mendapat persetujuan lembaga dewan,” ujar Suyasa yang ditemui usai mendampingi penyerahan BLT tersebut bersama Bupati Giri Prasta, Senin (19/7).

Dikatakan, dari 129 ribu kepala keluarga (KK) di Badung, sekitar 30 ribu KK sudah menerima bantuan sosial dari pusat. Sisanya sekitar 90 ribu KK belum tersentuh bantuan, sehingga melalui bantuan yang disalurkan ini dipastikan semua KK di Badung menerima bantuan. “Saya berharap aparatur di Badung, mulai kadis sampai kadus bekerja esktra, sehingga nanti tidak ada lagi yang komplain,” tegas Suyasa yang juga Ketua DPD Partai Golkar Badung ini.

Suyasa menjelaskan, saat ini terdapat beberapa jenis bantuan dari pusat yang telah disalurkan, seperti bantuan dari Kementrian Sosial maupun bantuan lainnya. Dengan adanya beberapa jenis bantuan tersebut, dia berharap agar aparatur terbawah mulai kades, lurah, kaling hingga kepala dusun agar bekerja esktra terutama melakukan pendatan terhadap warga yang sudah menerima bantuan pusat. “Agar tidak ada tumpang tindih, karena keluarga atau warga yang sudah mendapat bantuan pusat, tidak dibenarkan lagi menerima BLT yang bersumber dari APBD Badung,” jelas politisi yang digadang-gadang maju sebagai calon bupati Badung tahun 2024 mendatang ini.

Suyasa pun mengajak masyarakat tetap mematuhi anjuran pemerintah di tengah ketidakpastian kapan pandemi Covid-19 berakhir. Sebab, taat prokes menjadi salah satu upaya mengendalikan penyebaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Badung. Kata Suyasa, Pemerintahan Badung baik eksekutif dan legislatif akan senantiasa berupaya berjuang melalui APBD untuk menyejahterakan masyarakat. “Situasi seperti ini tentu kami tak bisa optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami berharap masyarakat juga memahami,” tandas Suyasa. *ind

Komentar