nusabali

Grogi, Asisten I Setda Provinsi Pijat Istri di Panggung

Pejabat Eselon II Jadi Model Dadakan di Peragaan Busana Kain Endek Bali

  • www.nusabali.com-grogi-asisten-i-setda-provinsi-pijat-istri-di-panggung

DENPASAR, NusaBali
Acara Peringatan Hari Kesatuan Gerak ke-49 PKK di Gedung Ksiarnawa Taman Budaya Provinsi Bali, Jalan Nusa Indah Denpasar, Rabu (24/3) pagi, dimeriahkan dengan peragaan busana kain Tenun Endek Bali yang melibatkan Pejabat Eselon II Pemprov Bali dan para istri mereka.

Namanya juga tampil dadakan tanpa persiapan dan latihan khusus, banyak peserta grogi, hingga ada yang harus pijat istri di panggung. Saat peragaan busana kain Endek dalam acara Peringatan Hari Kesatuan Gerek PKK bertema ‘Keluarga Pelopor Perubahan Menuju Indonesia Baru’ di Gedung Ksirarnawa, Rabu pagi, tidak semua pejabat Eselon II Pemprov Bali memboyong istri mereka ke panggung. Ada juga hanya istri pejabat Eselon II saja yang tampil tunggal, sementara suaminya tidak ikut.

Pantauan NusaBali, dalam peragaan busana kain Endek yang disaksikan langsung Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ni Putu Putri Suastini, para pejabat Eselon II tampil berpasang-pasangan dengan istri atau suami mereka. Nah, yang tidak mengajak pasangan, terpaksa tampil tunggal.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, I Ketut Ngurah Boy Jaya Wibawa, yang tandem dengan istrinya, dr Kadek Susi Widiastuti, mendapat giliran pertama naik ke panggung. Mereka terlihat tegang.

Kemudian, disusul penampilan Karo Tata Pemerintahan Setda Provinsi Bali Ketut Sukra Negara berpasangan dengan istrinya, Ni Wayan Yudiartini, yang notabene komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Provinsi Bali. Pasangan Sukra Negara-Wayan Yudiartini terlihat berusaha tampil santai.

Peragaan busana berbahan kain Endek Bali ini semakin menarik dan kocak saat para pejabat Eselon II dan pasangannya beradu menunjukkan romantisme. Kadis Kominfo dan Statistik Provinsi Bali I Gede Pramana, misalnya, menyerahkan bunga mawar kepada istrinya di panggung.

Sementara, Asisten I Setda Provinsi Bali, I Gde Indra Dewa Putra, terlihat grogi tampil berpasangan bersama istrinya, Ni Ketut Oka Padmawati, yang merupakan pejabat fungsional Pemkot Denpasar. Saking groginya, Indra Dewa Putra sampai memijat bahu istrinya di atas panggung, hingga membuat hadirin tertawa riuh.

Dikonfirmasi NusaBali seusai peragaan busana dadakan, Indra Dewa Putra terus terang mengaku grogi. Dirinya tidak bisa bergaya bak peragawan. "Kawan-kawan saya lihat action semua. Si Ngurah Boy terlihat menggandeng tangan istrinya. Gede Pramana kasi mawar ke istrinya. Ah, saya sudahlah, pijat bahu istri saja," kelakar birokrat asal Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Badung ini.

Indra Dewa Putra mengku tidak sempat latihan khusus untuk acara peragaan busana kain Endek Bali kemarin. Namun, dirinya bermodalkan berani tampil. "Langsung tampil saja. Yang penting kan berani maju, soal hasil belakangan," papar mantan Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi Bali ini.

Sementara itu, Kadis Dikpora Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jaya Wibawa, mengaku sebenarnya sudah sempat latihan semalam sebelumnya. Namun, Ngurah Boy dan istrinya tetap saja grogi. "Apalagi, kami disuruh naik panggung pertama berpasangan, ya jadi grogi," tutur Ngurah Boy yang notabene mantan Sekretaris Inspektorat Pemprov Bali.

Ngurah Boy mengatakan busana berbahan kain Endek Bali yang dipakai peragaan kemarin dibeli pada ajang pameran UMKM Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa, Desember 2020 lalu. "Saya nggak siapkan busana khusus. Busana kain Endek Bali yang saya pakai ini sebelumnya dibeli di ajang pameran UMKM Pemprov Bali akhir tahun lalu," tegas putra daru mantan Sekwilda Bali (era Orde Baru) I Nyoman Sembah Subakti ini.  

Sebaliknya, Karo Tata Pemerintahan Setda Provinsi Bali, Ketut Sukra Negara, mengatakan untuk tampil dalam peragaan busana kain Endek Bali, dirinya sempat menjalani satu kali latihan di Gedung Ksiarnawa, Selasa (23/3) malam. Dengan modal sekali latihan itu, Sukra Negara dan istrinya, Ni Wayan Yudiartini, berusaha tampil santai.

Sukra Negara mengakui untuk busana berbahan Endek yang dikenakan dalam peragaan kemarin, sang istri yang memilihnya. "Kami me-nggunakan busana kain tenun Endek Sekar Jepun hasil tenunan perajin di Denpasar," papar Sukra Negara. *nat

Komentar