nusabali

Hujan Lebat, Tebing Penestanan Longsor

  • www.nusabali.com-hujan-lebat-tebing-penestanan-longsor

GIANYAR, NusaBali
Tebing di Jalan Cupit (sempit), Banjar Penestanan Kelod,  Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar, longsor, Selasa (5/1) malam. Tebing longsor diduga karena tanahnya labil pasca diguyur hujan.

Arus lalin sempat tersendat karena material longsor menutupi sebagian badan jalan tanjakan itu. Arus kendaraan harus antri saat melintas. Petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Gianyar dan pihak terkait secepatnya membersihkan material longsoran. Saat itu pula, sejumlah anggota Polsek Ubud mengurai arus kendaraan.

Kepala BPBD Gianyar Ngakan Dharma Jati, Rabu (6/1), mengatakan BPBD menerima laporan tebing longsor menutup badan jalan di Banjar Penestanan Kelod, Desa Sayan, pukul 19.13 Wita. Longsor dipicu oleh ada pohon  Ee Baas atau jenis Loa, penyangga tebing, tumbang ke jalan raya. ‘’Pohon Loa itu dengan diamater kira-kira 30 centimeter," jelasnya.

Ngakan Dharma Jati mengaku telah mengerahkan TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD Gianyar, lengkap alat dan armada, menuju lokasi bencana. Tim ini dibantu anggota Polsek Ubud dan warga setempat. Pukul 20.29 Wita, pohon tumbang dan tanah longsor yang menutup jalan bisa diatasi.

Mengetahui lokasi longsor di tikungan dan jalan yang sempit, personel Polsek Ubud yang dipimpin Pawas Aiptu Ida Bagus Nyoman Raka melakukan upaya-upaya agar tidak terjadi kemacetan panjang. Sebab tanah tebing longsor itu berada di sisi jalan tikungan dan tanjakan Jalan Penestanan, Desa Saya, menuju Jalan Tjampuhan Ubud. Ketinggian tebing di jalur tersebut rata-rata 6 meter.

Penyebab lain tebing longsor karena intensitas curah hujan cukup tinggi. Kondisi itu diperparah dengan struktur tanah cukup labil dan kemiringan tajam hingga rawan terjadi tanah longsor.

Aparat Polsek turut membersihkan material longsoran dari badan jalan sehingga segera bisa dilalui kendaraan. Polisi juga mengatur arus lalin guna mencegah kemacetan lalin akibat longsor tersebut. Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa maupun materi.*nvi

loading...

Komentar