nusabali

Buleleng Minta Tambahan 2 Mesin PCR

  • www.nusabali.com-buleleng-minta-tambahan-2-mesin-pcr

SINGARAJA, NusaBali
Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng kembali bersurat ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk minta tambahan bantuan mesin Polymerase Chain Reaction (PCR).

Buleleng ingin menambah dua unit mesin PCR. Penambahan ini untuk meningkatkan kapasitas uji swab di Laboratorium PCR RSUD Buleleng. Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa, Minggu (20/12) kemarin, mengatakan dua unit mesin PCR itu rencananya akan ditempatkan di dua laboratorium. Satu unit di Lab PCR RSUD Buleleng untuk memaksimalkan jumlah layanan. Satu unit lainnya akan dimanfaatkan di Laboratorium Mikrobiologi Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng.  “Sejauh ini kami baru punya satu mesin PCR bantuan BNPB. Karena sekarang bangunan dan alat penunjang laboratoriumnya sudah ada, sehingga bisa menampung beberapa mesin yang dapat dioperasikan di ruang yang sama,” jelas Suyasa yang juga Sekda Buleleng.

Mantan Kepala Bappeda Buleleng ini menjelaskan pengajuan penambahan mesin PCR itu dimaksudkan untuk dapat menguji lebih banyak spesimen. Terlebih saat ini kasus konfirmasi baru terus bertambah dan juga mulai melayani swab mandiri untuk pelaku perjalanan. Menurut birokrat asal Desa Tejakula ini, penambahan mesin PCR dalam laboratorium PCR di RSUD Buleleng sudah dalam kajian direksi dan Satgas Penanganan Covid-19. Pemaksimalan jumlah spesimen yang dapat diperiksa oleh Laboratorium akan sebanding dengan persiapan pebangunna lab yang membutuhkan waktu tidak cepat. “Kemarin yang membuat cukup lama dan anggaran yang tak sedikit adalah pemenuhan alat penunjang yang banyak dan protap yang wajib di penuhi. Kalau sekarang semuanya sudah ada tinggal datangkan mesin dan pasang,” imbuh dia. Satgas Penanganan Covid-19 pun getol mengajukan bantuan dua mesin PCR. Karena tidak semata-mata hanya untuk kebutuhan Covid-19. Lab dan mesin PCR masih tetap berfungsi karena dapat dipakai untuk pengujian dan pemeriksaan spesimen penyakit lainnya.

Sementara itu, perkembangan kasus Covid-19 di Buleleng, Minggu kemarin, ditemukan 4 kasus konfirmasi baru yang seluruhnya berasal dari Kecamatan Buleleng. Selain itu Satgas juga mencatat 5 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Mereka tersebar di Kecamata Tejakula 1 orang, di Kecamatan Banjar 3 orang dan di Kecamatan Seririt 1 orang.

Penularan virus Covid-19 yang masih terjadi menjelang penghujung tahun 2020 ini mengakumulasi jumlah kasus konfirmasi positif 1.280 orang. Dari jumlah itu, 1.147 orang sudah sembuh, 63 orang meninggal dan menyisakan 70 orang yang masih menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah dan swasta serta karantina hotel bagi penderita yang tak menunjukkan gejala. *k23

Komentar