nusabali

DPP Ferari Konsolidasi ke Karangasem

  • www.nusabali.com-dpp-ferari-konsolidasi-ke-karangasem

AMLAPURA, NusaBali
Dewan Pimpinan Pusat Federasi Advokat Republik Indonesia (DPP Ferari) konsolidasi ke DPC Ferari Karangasem di Jalan Nenas, Amlapura, Jumat (27/11).

Seluruh anggota Ferari Karangasem dikumpulkan dan diberikan pembekalan tentang tugas dan fungsinya sebagai advokat agar dekat dengan masyarakat. Konsolidasi dipimpin Ketua DPP Ferari Teguh Samudera didampingi Ketua DPD Ferari Bali I Made Ardana.

Ketua DPP Ferari, Teguh Samudera, menegaskan segala permasalahan yang terjadi di daerah agar mampu tertangani, jika mentok, DPP siap membantu. Seluruh anggota Ferari Karangasem diingatkan tidak akan menjadi advokat hebat jika tidak mengutamakan kebersamaan. Sebab pegangan semua advokat sama yakni KUHP, KUHAP, Undang-Undang Tipikor, Undang-Undang tentang narkotika, dan lainnya. “Jangan jadi advokat sombong. Jangan jauhi masyarakat, justru masyarakat wajib dibantu memperjuangkan keadilan,” tegas Teguh Samudera.

Dikatakan, belakangan ini banyak direalisasikan alokasi dana desa, tetapi banyak kepala desa atau perbekel yang tersandung penggunaan dana desa itu. “Maka Ferari siap memberikan pendampingan, memberikan edukasi bidang hukum, sehingga pemerintahan di desa jadi lancar dan pertanggungjawaban keuangannya aman,” tambahnya. Diingatkan, advokat tidak boleh didikte klien, hindari suap, konsekuen menjalankan idealisme dan profesional. Tagline di Ferari, profesional dan religius, artinya profesional dalam bertugas dan selalu percaya adanya Tuhan. “Jika jadi advokat terlibat suap atau manipulasi kasus, yang paling tahu adalah Tuhan, makanya tagline Ferari profesional dan religius,” jelas Teguh Samudera.

Ketua DPC Ferari Karangasem, Made Budi Sugianto, mengapresiasi kedatangan DPP Ferari memberikan motivasi sebelum bertugas. “Saya siap mendampingi masyarakat dan membantu masyarakat yang mengalami masalah hukum,” jelas Made Budi Sugianto didampingi Sekretaris I Wayan Parnama. Sementara Direktur OBH (Organisasi Bantuan Hukum) Karangasem Ni Nyoman Suparni mengatakan, selama ini membantu ratusan kasus perceraian. “Saya berusaha memperjuangkan hak asuh anak sesuai harapan kedua orangtuanya,” jelas Ni Nyoman Suparni. *k16

Komentar