nusabali

Evaluasi Kemenpan RB, PN Denpasar Belum Sempurna

  • www.nusabali.com-evaluasi-kemenpan-rb-pn-denpasar-belum-sempurna

DENPASAR, NusaBali
Setelah dinobatkan oleh Mahkamah Agung (MA) sebagai Pelayanan Publik terbaik se- Indonesia, Tim Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) langsung mendatangi PN Denpasar pada Senin (26/10) untuk melakukan evaluasi.

Hasilnya, Tim Kemenpan RB menyebut masih ada beberapa kekurangan yang harus dibenahi. Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I Kemenpan RB, Jeffrey Erlan Muller mengatakan sebagaimana arahan Presiden, bahwa keberadaran aparatur harus bisa dirasakan oleh masyarakat. Bentuknya berupa layanan publik. "Pelayanan publik ini lah yang mungkin kesannya lama, berbelit-belit, waktunya panjang, biaya mahal dan sebagainya. Nah kita lihat sekarang ini apakah masih ada seperti itu. Ini yang ingin kami hilangkan," ujarnya usai meninjau PN Denpasar.

Untuk memudahkan pelayanan kepada publik, kata Jeffrey adalah dengan memanfaatkan serta memaksimalkan teknologi informasi. Apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 sekarang ini. "Bisa kita lihat dalam situasi pandemi Covid-19 ini ternyata IT menjadi jawaban,” lanjutnya.

Dengan memanfaatkan teknologi, yang perlu dipersiapkan adalah insfrastruktur maupun suprastrukturnya. Juga peningkatan Sumber Daya Manusia (SDA) nya serta kesiapan sarana pendukungnya. Ditanya dari hasil evaluasi di PN Denpasar, pihaknya menyatakan, bahwa pelayan publik di PN Denpasar sangat berjalan dengan baik. Meskipun Jeffrey tidak bisa memungkiri masih ada kekurangan.

"Pelayanan di sini sangat baik. Arah yang kita tuju adalah pelayanan prima atau disebut exellent service. Ada beberapa kekurangan, itu akan dilengkapi tapi perlu proses. Bukan proses yang instan. Proses ini harus melibatkan semuanya, bukan hanya menjadi tanggung jawab Ketua PN Denpasar saja tapi termasuk juga masyarakat," katanya.

Jeffrey juga menyinggung terkait pelayanan terhadap masyarakat berkebutuhan khusus, seperti masyarakat rentan, disabilitas serta usai lanjut. Disebutkan, ini merupakan tantangan bagi pengadilan dalam memberikan pelayanan prima.

Sementara itu, Ketua PN Denpasar, Sobandi mengapresiasi evaluasi yang dilakukan Tim Kemepan RB ini. Pihaknya pun menyatakan sangat siap dengan adanya evaluasi terhadap PN Denpasar. "Kami siap diaudit dan dievaluasi pelayanan publik yang diberikan PN Denpasar. Kami satu-satunya satuan kerja di Mahkamah Agung yang dipercaya untuk di evaluasi," ujarnya. "Jadi kriterianya sudah dkatakan tadi, bahwa PN Denpasar pelayanan sangat baik. Tapi kami akan tingkatkan menjadi sempurna," tegas Sobandi. *rez

Komentar