nusabali

25 Ogoh-ogoh di Tabanan Ikuti Lomba yang Digelar Pemprov Bali

  • www.nusabali.com-25-ogoh-ogoh-di-tabanan-ikuti-lomba-yang-digelar-pemprov-bali

TABANAN, NusaBali
Sebanyak 25 ogoh-ogoh dari 10 kecamatan di Tabanan mengikuti lomba yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Bali. Proses penilaian telah selesai, tinggal menunggu hasilnya.

Dari 10 kecamatan di Tabanan, hanya Kecamatan Pupuan yang tidak mengirim perwakilan. Dari 9 kecamatan, masing-masing kecamatan mengirimkan 3 ogoh-ogoh, kecuali Kecamatan Penebel yang hanya mengirim 1 ogoh-ogoh. Sehingga total ogoh-ogoh dari Tabanan yang mengikuti lomba sebanyak 25. Ogoh-ogoh wakil kecamatan tersebut sebelumnya sudah dinilai oleh Majelis Alit di tiap-tiap kecamatan.

Kabid Adat Istiadat Dinas Kebudayaan Tabanan I Wayan Sukanada menjelaskan proses penilaian sudah selesai pada Selasa (20/10). Karena penilaian dimulai pada 10 Oktober 2020 lalu. “Hasil sudah dikirim ke Pemprov Bali. Yang mengumumkan hasilnya Pemprov Bali nanti, bertepatan dengan dibukanya Bali Jani,” ujar Sukanada, Rabu (21/10).

Kata Sukanada, sebelum dipilih 3 ogoh-ogoh di tingkat kecamatan untuk mewakili dalam lomba, masing-masing kecamatan sudah membentuk tim penilaian. Setelah mendapatkan hasil 3 ogoh-ogoh terbaik di kecamatan baru dilakukan penilaian kembali untuk mendapat hasil terbaik.

Sukanada menyebutkan Kecamatan Pupuan tidak mengirim perwakilan karena sudah tidak ada ogoh-ogoh. Hal ini sudah ditangani dengan cermat agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Semantara Kecamatan Penebel hanya mengirimkan 1 perwakilan. “Kami sudah cari sampai ke tingkat bawah, dan memang sudah tidak ada ogoh-ogoh sehingga tidak bisa ikut lomba,” tegas Sukanada.

Sementara itu salah seorang tim juri, I Wayan Muder sekaligus Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan Tabanan, menyebutkan sebagian besar ogoh-ogoh hasil karya pemuda di Tabanan luar biasa. Meskipun persyaratan lomba baru datang ketika ogoh-ogoh dibuat. “Rata-rata hasil karyanya bagus dan kreatif, kita sudah bawa hasil penilaiannya ke Pemprov Bali,” tegasnya.

Diterangkannya, kriteria penilaian sudah ditentukan Pemprov Bali. Seluruh aspek menjadi syarat penilaian mulai dari keindahan, konsep, wujud, konstruksi, kebersamaan, dan komposisi dinilai. “Seluruh aspek dinilai dan hasilnya sudah dikirim, tinggal diumumkan oleh Pemprov Bali,” tandas Muder. *des

loading...

Komentar