nusabali

Pecalang Ikut Jaga Ground Zero

  • www.nusabali.com-pecalang-ikut-jaga-ground-zero

Pasca diberlakukannya pengamanan Siaga Satu untuk Bali menyusul serangan teroris di Paris, Prancis, Jumat (13/11) malam atau Sabtu (14/11) dinihari Wita, dilakukan penjagaan ketat seputar monumen Ground Zero Legian, Kecamatan Kuta, Badung. 

Akses Masuk dari Pantai Kuta Diawasi Ketat 

MANGUPURA, NusaBali
Pasukan kepolisain berkolaborasi dengan anggota TNI dan pecalang amankan lokasi bekas ledakan Bom Bali I, 12 Oktober 2002 tersebut.

Penjagaan ketat kawasan Ground Zero Legian, Kuta terlihat jelas, Selasa (17/11) malam hingga Rabu (18/11) dinihari. Petugas kepolisian dari Polsek Kuta bersama anggota TNI dan pecalang Desa Adat Kuta mulai memadati kawasan Ground Zero, sejak pukul 22.00 Wita. Selain itu, petugas intel berpakaian preman juga terjun dan membaur di tengah kerumunan wisatawan yang menikmati hiburan malam.

Kapolsek Kuta, Kompol I Wayan Sumara, juga ikut terjun memantau situasi pengamanan di Ground Zero, Selasa malam. Menurut Kapolsek Suyan Sumara, pengamanan ekstra ini dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan, menyusul serangan kelompok militan ISIS di Paris yang menewaskan ratusan orang.

Namun demikian, Kapolsek Sumara menyatakan pengamanan seperti ini sudah menjadi rutinitas di seputar Ground Zero Legian, bukan hanya karena adanya serangan teroris di Paris. Hanya saja, jumlah personel yang diterjunkan melakukan pengamanan ditambah cdari hari-hari biasanya. “Kalau biasanya hanya diterjunkan belasan personel dari Polsek Kuta, tapi sekarang jumlah anggota di lapangan dilipatgandakan,” saat ini sudah bertambah hingga sebagian personil dari Polsek dan langsung 'menjamur' di Legian ini," taknas Kapolsek Sumara saat ditemui NusaBali di Ground Zero Legian, Rabu dinihari.

Dia menyebutkan, pengamanan kali ini juga melibatkan pecalang (pasukan pengamat tradisional) dari Desa Adat Kuta. Sinergi pengamanan dengan melibatkan pecalang ini sudah berlaku sejak dulu. "Kita selalu menjaga jantungnya hiburan malam di Bali ini (Legian) agar tidak terjadi persoalan-persoalan yang menimbulkan gesekan. Kita mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk," jelas perwira yang mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini.

Kapolsek Sumara menegaskan, sejumlah tempat strategis di kawasan weisata Kuta mendapat atensi khusus kepolisian untuk dijaga. Selain Ground Zero Legian, juga diatensi kawasan Pantai Kuta, Pantai Double Six, hingga Pantai Kayu Aya di Seminyak. Pengamanan diback-up langsung Polresta Denpasar. "Ini yang prioritas. Tapi, wilayah juga tetap dijaga.”

Dikonfirmasi terpisah, Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Arthana menyatakan sejumlah objek vital dilakukan peningkatan pengamanan, pasca serangan teroris di Paris. Khusus untuk kawasan Kuta Selatan, Badung, pengamanan objek vital yang diprioritaskan, antara lain, kawasan BTDC Nusa Dua dan pantai-pantai yang ada. 

Sementara itu, kalangan pelaku pariwisata di Bali juga lebih awas pasca resngan teroris di paris. Apalagi, Bali sudah pernah dua kali merasakan ‘pahitnya’ jadi target serangan bom: 12 Oktober 2002 dan 1 Oktober 2005. Sejumlah pintu masuk Bali mulai diawasi ketat, termasuk akses masuk dari Pantai Kuta ke kawasan hotel dan mall yang berada di pinggir pantai. 

Selanjutnya...

Komentar