nusabali

Proyek Buleleng Command Center Dilanjutkan

  • www.nusabali.com-proyek-buleleng-command-center-dilanjutkan

Diskominfo Buleleng sudah menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar.

SINGARAJA, NusaBali
Pembangunan fasilitas pusat data dan pengawasan, Buleleng Command Center (BCC), kembali dilanjutkan di tahun 2020. Pemkab Buleleng telah menyiapkan tambahan dana sebesar Rp 2,5 miliar. Targetnya BCC sudah dapat beroperasi di tahun 2021.

Proyek pembangunan BCC, dirancang bertahap sejak tahun 2019 lalu. Saat itu, Pemkab Buleleng menggelontor dana sebesar Rp 3,94 miliar. Namun, dana sebesar itu baru sebatas bangunan fisik. Bangunan BCC berada di sisi barat gedung utama Kantor Bupati Buleleng, Jalan Pahlawan Singaraja. Gedung BCC dibangun berlantai tiga. Pembangunan gedung itu kembali dilanjutkan di tahun 2020, untuk kelengkapan interior di dalam gedung.

Kepala Dinas Kominfosandi Kabupaten Buleleng, I Ketut Suweca, Kamis (9/1/2020) mengatakan, dana yang disiapkan untuk melanjutkan proyek BCC di tahun 2020, sebesar Rp 2,5 miliar. Dana tersebut, digunakan untuk menuntaskan fisik bangunan lengkap dengan interiornya. “Sekarang fisik bangunannya belum sepenuhnya rampung, tahun ini (tahun 2020,Red) baru dapat dituntaskan,” katanya.

Masih kata Suweca, meski proyek BCC dilanjutkan di tahun 2020, namun BCC sebagai fasilitas pusat data dan pengawasan belum dapat beroperasi. Karena gedung BCC itu mesti dilengkapi dengan sarana dan prasarana berupa perangkat teknologinya. “Hitung-hitungan kami untuk pengadaan perangkat teknologinya itu diprediksi sekitar Rp 5,8 miliar. Itu nanti pengadaan tahun 2021,” imbuhnya.

Sementara, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana secara terpisah mengatakan, BCC akan menjadi pusat data dan teknologi di Kabupaten Buleleng. Pemerintah akan mengembangkan teknologi, aplikasi, dan basis data. Sehingga pemerintah bisa bekerja lebih efektif dan efisien. “Itu tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Karena butuh alat-alat. Kalau sekarang, operasional standar seperti e-planning dan e-budgeting dijalankan dulu. Targetnya tahun depan bisa beroperasi secara penuh sebagai pusat kendali,” katanya.

Sekadar diketahui, BCC akan menjadi pusat data milik pemerintah di Kabupaten Buleleng. Data-data yang selama ini tersebar di beberapa dinas, akan dihimpun menjadi satu. Data-data tersebut akan diolah menjadi bentuk digital, sehingga lebih mudah diakses. Selain itu BCC juga akan menjadi lokasi penyimpanan server milik pemerintah. Selama ini server-server data milik pemerintah, disimpan oleh masing-masing dinas. Pemusatan server akan memudahkan pemerintah mengelola dan memelihara aplikasi. Terlebih kini ada 54 buah aplikasi yang dikelola pemerintah. *k19

Komentar