nusabali

Jatuh dari Tebing, Mantan Kapolres Tewas

  • www.nusabali.com-jatuh-dari-tebing-mantan-kapolres-tewas

Mantan Kapolres Padangsidimpuan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi Nurwandi meninggal akibat kecelakaan saat mendaki tebing Gunung Parang di Desa Sukamulya, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (14/12) sore.

KARAWANG, NusaBali

"Betul (kecelakaan naik tebing)," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta AKBP Handreas Ardian seperti dilansir kompas, Minggu (15/12). Handreas mengatakan, sore itu Andi beserta adik dan anaknya naik ke tebing Gunung Parang.

Karena cuaca di sekitar Gunung Parang turun hujan, korban sempat istirahat, dan setelah reda korban bersama anak dan adiknya turun. Diduga korban tergelincir karena melakukan penurunan dengan teknik seperti repling.

"Setelah hujan reda korban turun pendakian dengan meniti anak tangga atau teknik via ferrata, namun di luar jalur dengan posisi mirip teknik repling, dan kemudian korban dari ketinggian 50 meter tergelincir jatuh di teras tebing setinggi 20 meter," jelasnya dikutip dari detik.

Sementara terkait dengan alat kelengkapan pendakian dan yang diduga tali seling putus, polisi masih mendalaminya."Kita masih mendalami terkait hal itu," ujar Handreas.

"Pada saat terjatuh masih ada detak jantung dan di perjalanan almarhum meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB," kata Handreas.

Andi dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Jatijajar, Desa Sukatani, Kabupaten Purwakarta pada Minggu pagi kemarin.

Polisi mendalami insiden jatuhnya AKBP Andi di Tebing Parang Purwakarta. Polres Purwakarta melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa saksi.

Olah TKP ini dilakukan untuk mengungkap secara pasti penyebab dan kronologis jatuhnya Andi di tempat Wisata Badega Gunung Parang.

"Sementara sudah ada empat orang yang kita periksa dari pihak pengelola, tim kami (satreskrim) kini sedang melakukan oleh TKP di lokasi jatuhnya korban", ujar Handreas.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban tewas di tengah evakuasi korban ke klinik terdekat (klinik Aqma) dengan menggunakan mobil ambulance milik desa setempat.

"Sebelum evakuasi jantung korban masih berdetak, namun di tengah perjalanan korban meninggal dunia", ungkapnya. *

loading...

Komentar